Mengintip Pasar Ternak di Pedalaman Afrika, Ternyata Pilar Ekonomi Negara

Ilustrasi peternakan sapi. (Foto: Istimewa)

Editor: M Kautsar - Selasa, 5 Oktober 2021 | 21:30 WIB

Sariagri - Terletak 45 km di utara ibukota Republik Afrika Tengah, Bangui, pasar ternak Afrika Tengah adalah salah satu yang paling penting di wilayah tersebut. Sapi yang tiba di sini berasal dari negara-negara tetangga seperti Chad dan Sudan, baik melalui rute tradisional atau melalui jalan darat dengan truk.

Melansir Africa News, pasar tersebut adalah pusat aktivitas yang ramai. Orang-orang muda mendapatkan uang dengan memindahkan ternak ke truk yang kemudian akan menuju ke rumah jagal.

"Saya bekerja pada hari kedatangan, bos banyak, saya dapat mengangkut antara 15 dan 16 sapi dan saya mendapatkan sekitar 5 ribu, 6 ribu atau 7 ribu franc per hari," kata Christ seorang sopir ternak muda yang bekerja di sana.

Setelah ternak dibawa ke rumah potong hewan, diperiksa oleh petugas kebersihan sebelum disembelih dan dikirim ke pasar di Bangui dan sekitarnya.

Baca Juga: Mengintip Pasar Ternak di Pedalaman Afrika, Ternyata Pilar Ekonomi Negara
Ini 5 Cara untuk Mencegah Permasalahan pada Kaki Sapi



Ini adalah sektor kegiatan yang sangat menguntungkan bagi perekonomian nasional juga karena penjual dan pedagang membayar pajak kepada pemerintah untuk setiap hewan di Kementerian Peternakan yang diwakili di situs tersebut. Pajak diperkirakan beberapa juta franc CFA per bulan menurut Kementerian.

"Sektor peternakan memberikan kontribusi 45 persen terhadap PDB unggas dan 15 persen terhadap PDB nasional, yang berarti kontribusinya terhadap perekonomian nasional tidak dapat diabaikan sama sekali” kata Emmanuel Namkoisse, Direktur Kabinet Kementerian Peternakan.

Video Terkait