Salut! Pecinta Binatang Ini Tiap Hari Berkeliling Mengubur Hewan-hewan yang Mati di Jalan

Pecinta binatang yang mengubur hewan-hewan jalanan yang mati. (Foto: Malay Mail)

Editor: M Kautsar - Selasa, 5 Oktober 2021 | 11:30 WIB

Sariagri - Seorang warga di Selangor, Malaysia punya cara sendiri untuk menunjukan kecintaannya pada hewan. Sejak beberapa tahun belakangan, dia mendedikasikan sebagian waktunya untuk mengubur hewan-hewan yang mati di jalan agar mendapat tempat "peristirahatan: yang layak".

Sehari-hari, Choong Kim Yoong yang juga merupakan pecinta binatang, menjalani profesi sebagai tukang ledeng. Dia pertama kali melakukan aktivitas mengubur hewan mati yang ia temukan di jalan sekitar sepuluh tahun lalu. Pria berusia 59 tahun itu mengatakan dia memutuskan untuk membantu mengubur hewan-hewan ini karena ingin membiarkan mereka beristirahat dengan damai.

"Jika dibiarkan begitu saja di jalan, bangkai itu akan berakhir dilindas kendaraan berkali-kali,” kata Kim, saat ditemui Malay Mail di Sungai Buloh, Selangor.

Choong mengatakan selama bertahun-tahun, dia telah membantu mengubur lebih dari 2.000 bangkai hewan dengan sebagian besar adalah anjing. Beberapa hari, dia bisa mengubur hingga enam bangkai hewan sehari.

“Sementara sebagian besar di Selangor, saya juga menerima panggilan dari Nilai, Negri Sembilan dan Genting Sempah di Bentong, Pahang untuk membantu mengubur hewan mati,” tambahnya.



Untuk menjalankan aktivitas mulia ini, Chong mengaku selalu menyiapkan cangkul di mobilnya sehingga dia bisa menggali lubang kapan saja untuk mengubur hewan yang mati. “Biasanya, saya mengubur mereka di tempat-tempat yang tidak ada pembangunan. Ini untuk menghindari orang-orang mengganggu tempat peristirahatan terakhir hewan-hewan itu,” katanya, seraya menambahkan bahwa dia juga akan berdoa singkat kepada hewan-hewan itu setelah dia menyelesaikan penguburan.

Baca Juga: Salut! Pecinta Binatang Ini Tiap Hari Berkeliling Mengubur Hewan-hewan yang Mati di Jalan
Lou, Dinobatkan sebagai Anjing dengan Telinga Terpanjang di Dunia



"Setiap kali saya menerima panggilan bantuan untuk mengubur hewan mati, saya dapat meninggalkan apa pun yang saya lakukan saat itu atau menegosiasikan waktu yang tepat untuk pergi ke lokasi di mana hewan mati telah ditemukan," jelasnya.

Meskipun layanan Choong gratis, dia mengatakan ada kalanya mereka yang meminta bantuannya akan memberinya uang saku. “Saya menghabiskan sekitar RM1.000 (setara Rp3,4 juta) setiap bulan hanya untuk bensin bepergian ke tempat-tempat untuk mengubur hewan mati,” katanya.

Choong mengatakan dia akan mengubur hewan selama dia hidup.

Video Terkait