Presiden Korsel Pertimbangkan Larangan Konsumsi Daging Anjing

Ilustrasi - Hewan peliharaan anjing.(Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Rabu, 29 September 2021 | 11:45 WIB

Sariagri - Presiden Korea Selatan Moon Jae-in mengangkat isu pelarangan mengonsumsi daging anjing di negaranya yang menjadi perdebatan. Ini merupakan pertama kalinya Moon mengangkat gagasan larangan daging anjing, meski masalah ini telah menjadi sumber konflik politik selama beberapa dekade.

Dilansir Independent, awalnya Moon bersama Perdana Menteri Kim Boo-kyum tengah memberikan pengarahan penanganan hewan terlantar. Saat itu, Moon mempertimbangkan larangan mengonsumsi daging anjing.

"Setelah briefing, Presiden mengatakan waktunya telah tiba untuk mempertimbangkan dengan hati-hati pemberlakuan larangan daging anjing," ujar Juru Bicara Kepresidenan Park Kyung-mee kepada pers Korea Selatan.

Daging anjing telah lama menjadi bagian dari masakan Korea Selatan. Menurut Advokat Hak Hewan Korea (KARA), sebanyak 780 ribu hingga satu juta anjing dikonsumsi setiap tahun di negara itu.

Sejumlah anjing dibesarkan khusus untuk diolah dagingnya dalam hidangan tradisional. Secara hukum, anjing dianggap sebagai ternak di Korea Selatan.

Namun belakangan muncul gerakan yang memperjuangkan hak-hak hewan dan pemberlakuan Undang-undang Perlindungan Hewan seiring dengan perlakuan anjing sebagai hewan peliharaan.

Konsumsi daging anjing di kalangan generasi muda juga telah menurun selama beberapa tahun terakhir. Sebagian besar justru menuntut pelarangan daripada mengkonsumsinya.

Sebuah voting yang dilakukan Nielsen for Humane Society International pada 2020 menemukan 84% warga Korea Selatan tidak pernah mengkonsumsi daging anjing atau mengatakan tidak ingin mengkonsumsinya di mendatang. Selain itu 59% warga Korea Selatan mendukung pelarangan daging anjing.

Namun survei lain yang dilakukan perusahaan jajak pendapat, Realmeter menemukan masyarakat terbagi atas pendukung pelarangan dan yang tidak setuju. Sebanyak 59 persen mendukung pembatasan hukum pada penyembelihan anjing untuk konsumsi manusia.

Video terkait:

Video Terkait



Baca Juga: Presiden Korsel Pertimbangkan Larangan Konsumsi Daging Anjing
Peringati Hari Rabies Sedunia, Daerah Ini Gelar Vaksinasi Hewan Gratis