Petani Ini Buka 'Hotel Lebah', untuk Edukasi Warga Soal Produksi Madu

Hotel lebah di Kroasia. (Foto: Al Arabiya)

Editor: M Kautsar - Senin, 27 September 2021 | 20:50 WIB

Sariagri - Sebuah keluarga petani di Kroasia membuka "hotel lebah" yang diperuntukan bagi mereka yang ingin memelihara sarang labah namun tidak memiliki tempat dan waktu untuk merawat.

Selain dapat menghasilkan madu alami, sang pemilik Domagoj Balja mengaku membuka hotel lebah ini untuk memberikan edukasi bagi siapa saja yang ingin mengetahui proses pembuatan madu.

Domagoj Balja mengatakan usaha ini ia rintis menanggapi rasa ingin tahu yang berkembang di antara pembeli madunya tentang bagaimana madu itu dibuat.

“Kami sering ditanya: ‘Apakah madu Anda benar-benar buatan sendiri?’… Sebagai peternak lebah berpengalaman, kami merasa agak kesal, bahkan tersinggung," ujar Balja.

“Kemudian istri saya dan saya memiliki ide untuk membiarkan orang-orang mempelajari cara kerjanya dengan memiliki sarang lebah mereka sendiri,” jelas Balja, yang keluarganya telah menghabiskan puluhan tahun memelihara lebah.



Konsep hotel lebah ini sederhana. Siapa pun yang ingin memiliki sarang lebah dan membuat madu sendiri, dapat mengikat kontrak selama tiga tahun dengan biaya sekitar 391,32 dolar AS.

“Mereka dapat membeli sarang lebah dari kami yang kemudian kami rawat, dan selama tiga tahun itu, setengah dari produksi madu adalah milik mereka. Kami bersama-sama mengumpulkan madu dari sarangnya. Pada saat yang baik satu sarang lebah dapat menghasilkan sekitar 30 kilogram madu (setahun),” kata Balja.

Dua puluh lima pelanggan saat ini memiliki lebah di peternakan. Sebagian besar berasal dari kota-kota Kroasia, beberapa datang dari tempat yang lebih jauh, termasuk seorang pilot dari Dubai dan seorang pelatih sepak bola dari Jeddah.

“Aspek pekerjaan kami ini bukan tentang mengumpulkan keuntungan, tetapi tentang mengajari orang-orang tentang peternakan lebah,” kata Balja. Setelah tiga tahun, ujar Balja, pemilik dapat membawa sarangnya ke tempat

Nena Salopek adalah salah satu klien hotel lebah. Ia membeli sarang lebah tahun lalu dan telah memanen empat kilogram madu untuk dirinya sendiri. Dan ia mengaku senang. "Rasanya sempurna," katanya, seperti dilansir English Alarabiya.

Baca Juga: Petani Ini Buka 'Hotel Lebah', untuk Edukasi Warga Soal Produksi Madu
Lombok Barat Kembangkan Madu Trigona jadi Produk Unggulan di Masa Pandemi



Meski demikian, Balja mengatakan tahun ini adalah yang terburuk untuk produksi madu selama beberapa dekade, menyusul salju dan es di musim semi. “Di Musim Semi kami harus memberi makan lebah agar tidak kelaparan, yang tidak pernah terjadi pada kami sebelumnya,” katanya.

Video Terkait