Peringati Hari Rabies Sedunia, Daerah Ini Gelar Vaksinasi Hewan Gratis

Sejumlah Dokter Hewan Dinas Pertanian Dan Peternakan Lombok barat melakukan Sterilisasi dan Vaksinasi ke Hewan Peliharaan. (Foto : Sariagri/yongki)  

Editor: Tatang Adhiwidharta - Senin, 27 September 2021 | 18:10 WIB

Sariagri - Tidak hanya fokus menanggulangi penyakit COVID-19, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) juga gencar menjaga kesehatan hewan, melalui program vaksinasi, sterilisasi dan kastrasi untuk ratusan hewan peliharaan warga, guna mencegah penularan virus berbahaya kepada manusia.

Kali ini, melalui Dinas Pertanian Dan Kesehatan Hewan, Pemkab Lombok barat menggelar vaksinasi dan sterilisasi untuk 200 ekor hewan peliharaan secara gratis, dalam rangka memperingari hari rabies sedunia, Senin (27/9/2021) pagi.

Selain dapat mencegah virus rabies yang membahayakan bagi kesehatan manusia, kegiatan yang digelar di tiga UPTD kesehatan hewan ini juga dilakukan sebagai upaya mengontrol perkembang biakan hewan peliharaan, seperti Kucing, Anjing, Dan Kera.

“Salah satu program pemerintah dalam rangka antisipasi penularan penyakit rabies yang ditimbulkan oleh virus pada hewan, kegiatan ini juga kita selenggarakan dalam rangka memperingati hari rabies sedunia,” ungkap Ir. Muhur Zohri, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Lombok Barat.

Diterangkan Muhur, populasi ketiga jenis hewan peliharaan ini telah menjadi atensi pemerintah pusat, karena rentan terjangkit penyakit menular, tidak heran, jika jumlahnya terus ditekan untuk menjaga keamanan manusia, baik melalui eliminasi, maupun sterilisasi kandungan.

Di sisi lain, pemerintah juga gencar melakukan sosialisasi dan pendataan wargayang memelihara hewan untuk menjaga kesehatan hewan dan tingkat keamananya kepada manusia.

Sedangkan Hewan pelliharaan yang dominan menularkan penyakit rabies diantaranya anjing, kucing dank era, maka dari itu setiap warga yang memelihara ketiga jenis hewan ini diharapkan tetap mengecek kesehatannya di UPT Pertanian dan peternakan.

“Oleh karena itu kita berharap kepada masyarakat untuk lebih awal mengantisipasi perkembangan penyakit ini dengan mengecek kesehatannya,” ujarnya.

Adapun jumlah populasi hewan peliharaan yang menjadi sasaran menurut data Dinas Kesehatan Hewan Lombok Barat terus mengalami peningkatan, mencapai 2.177 ekor, dengan rincian 1931 ekor anjing, 191 ekor kucing, dan 55 ekor kera.

Kegiatan vaksinasi dan sterilisasi ini mengundang respon baik bagi para penyuka hewan peliharaan, karena dapat menjaga keamanan dan kesehatan mereka.

Raka, salah seorang warga yang datang melakukan vaksinasi untuk kucingnya merasa senang dengan adanya vaksin dan steriilisasi gratis tersebut. Menurutnnya acara ini dapat membantu para pelaku pemelihara hewan untuk lebih waspada terhadap kesehatan.

“Menurut saya ini cukup bagus, telebih ini kan gratis jadi cukup membantu,” kata Raka.

Pemuda yang telah memelihara kucing sejak 2 tahun terakhir ini mengaku terbantu dengan adanya kegiatan tersebut karena disamping mendapatkan vasksin, ia juga diberikan pengetahuan tentang tata cara merawat hewan dengan baik, terlebih sejak ia mulai memelihara kucing, ia belum pernah sama sekali melakukan vaksinasi.

Baca Juga: Peringati Hari Rabies Sedunia, Daerah Ini Gelar Vaksinasi Hewan Gratis
Bagi yang Memelihara Kucing atau Anjing, Kenali Penyakit Perkemihan Anabul yang Bisa Akibatkan Kematian



“Baru pertama kali melakukan vaksinasi ke kucing peliharaan saya, apalagi ini ka nada bu dokter yang memberikan pengarahan juga ke kami,” tutupnya. 

Video Terkait