Studi: Burung Ternyata Belajar Berkicau Sebelum Menetas dari Telur

Ilustrasi telur burung (Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Kamis, 16 September 2021 | 14:40 WIB

Sariagri - Sebagian orang mungkin menganggap bahwa burung dapat berkicau setelah mereka menetas. Namun, sebuah studi baru mengungkapkan bahwa sebagian besar bayi burung ternyata mulai mendengarkan dan berkicau saat masih dalam telur.

Mengutip dari Science alert, dengan waktu dan pengulangan yang cukup, tampaknya bayi burung yang belum menetas biasanya menjadi terbiasa dengan suara-suara dari luar cangkangnya. Hal ini merupakan bagian penting dari perkembangan vokal mereka.

"Jauh sebelum vokalisasi yang sebenarnya, kami menemukan bahwa burung penyanyi kecil ini juga membedakan suara non-spesifik dan mampu mengeluarkan suara non-asosiatif yang membangun pembelajaran vokal pada burung penyanyi," kata ahli perilaku hewan Diane Colombelli-Négrel dari Flinders University di Australia.

Selama tujuh tahun penelitian, antara 2012 dan 2019, para peneliti memainkan berbagai panggilan burung ke telur lima spesies burung yang berbeda.

Ini termasuk gelatik peri yang luar biasa (Malurus cyaneus), burung gelatik bersayap merah (Malurus elegans), kutilang tanah kecil Darwin (Geospiza fuliginosa), penguin kecil (Eudyptula minor), dan puyuh Jepang (Coturnix japonica domestica).

Selama bagian pertama percobaan, para peneliti memaparkan 109 embrio mengeluarkan kicauan selama 60 detik, lalu diakhiri dengan keheningan selama 60 detik.

Kemudian pada percobaan kedua, para peneliti memaparkan 138 embrio selama 180 detik dari nyanyian burung yang sama, baik dari spesies mereka sendiri atau spesies lain. Percobaan ini diakhiri dengan keheningan selama satu menit.

Baca Juga: Studi: Burung Ternyata Belajar Berkicau Sebelum Menetas dari Telur
Rahasia Sukses Slamet Wuryadi, Pengusaha Puyuh dari Sukabumi

Hasil penelitian menunjukan bahwa burung terbiasa dengan suara eksternal yang berulang. Ini menunjukan bayi burung memperoleh referensi vokal di otak mereka jauh sebelum mereka menetas.

Kendati demikian, masih belum jelas apakah pembelajaan embrio awal ini dapat mengubah perilaku burung ketika menetas. Namun, peneliti menduga kicauan yang didengar burung mempersiapkan mereka ketika menetas, walaupun caranya berbeda tergantung pada spesies burungya.

Video Terkait