Meski Sudah Punah, Ilmuwan Coba Hidupkan Kembali Mammoth dengan Teknologi Canggih

Ilmuwan tengah mencoba hidupkan kembali mammoth (daillystar)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Rabu, 15 September 2021 | 15:30 WIB

Sariagri - Mammoth atau hewan yang memiliki bentuk mirip gajah memang sudah lebih dari sepuluh ribu tahun punah dari bumi. Akan tetapi, sejumlah ilmuwan dilaporkan akan membangkitkan Mammoth kembali supaya mammoth bisa menikmati hidup dibumi.

Sebuah perusahaan biosains dan genetika asal Amerika Serikat, Colossal menjelaskan niatnya untuk menghidupkan kembali mammot berbulu dengan teknologi canggih. Proyek ini didorong dengan dana sebesar 15 juta Dolar AS atau setara Rp213 miliar.

Mengutip dari theguardian, para ilmuwan akan menciptakan hibrida gajah-mammoth dengan membiakkan embrio di laboratorium yang membawa DNA mammoth. Sel-sel kulit dari gajah Asia yang ada di ambang kepunahan akan 'diprogram ulang' menjadi sel induk yang dapat menampung DNA mammoth.

Kemudian, para ilmuwan akan dapat mengidentifikasi gen yang tepat yang bertanggung jawab atas rambut raksasa dan lapisan lemak dengan membandingkan bahan yang ditemukan pada hewan yang digali dari lapisan es. Embrio-embrio itu kemudian bisa dibawa oleh ibu pengganti atau bahkan rahim buatan.

"Tujuan kami adalah membuat gajah tahan dingin, tetapi akan terlihat dan berperilaku seperti mamut," kata George Church selaku Profesor genetika dari Universitas Harvard.

"Bukan karena kami mencoba menipu siapa pun, tetapi karena kami menginginkan sesuatu yang secara fungsional setara dengan mammoth yang akan menikmati waktunya pada minus 40 derajat Celcius dan melakukan semua hal yang dilakukan gajah dan mammoth, seperti merobohkan pohon," tambahnya.

Baca Juga: Meski Sudah Punah, Ilmuwan Coba Hidupkan Kembali Mammoth dengan Teknologi Canggih
Waspada! Sejumlah Spesies Burung Ditemukan Sekarat Terkena Malaria yang Menyebar Lewat Transmisi Global

Kepala eksekutif dan salah satu pendiri Collosal, Ben Lamm mengatakan bahwa dengan membawa kembali spesies purba yang punah seperti mammoth, maka teknologi tersebut dapat membantu melestarikan spesies yang berada di ambang kepunahan.

"Belum pernah sebelumnya manusia dapat memanfaatkan kekuatan teknologi ini untuk membangun kembali ekosistem, menyembuhkan Bumi kita, dan melestarikan masa depannya melalui populasi hewan yang punah," ucapnya.

Video Terkait