Ini 5 Cara untuk Mencegah Permasalahan pada Kaki Sapi

Ilustrasi Sapi perah. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 14 September 2021 | 18:20 WIB

Sariagri -  Masalah umum yang sering dihadapi oleh peternak sapi perah adalah adanya penyakit pada kaki sapi perah. Hal tersebut yang dapat menyebabkan turunnya produktivitas sapi dalam menghasilkan susu. 

Kondisi ini pun sering dikaitkan dengan kerugian ekonomi dalam produksi susu sapi. Melihat dampak dari yang bisa mempengaruhi penurunan berat badan dan produksi susu, asupan pakan, dan efisiensi reproduksi.

Berikut ini 5 tips untuk mencegah permasalahan pada sapi perah:

 1. Manajemen Skor Kepincangan

Manajemen pencegahan pada sekelompok sapi perah perlu untuk kamu lakukan dan perlu juga adanya pengetahuan tentang prevalensi kepincangan dan hewan yang terkena. Sebenarnya ini dapat ditentukan dengan menggunakan sistem skor kepincangan. Berikut caranya.

Skor 1 : Normal – Sapi berdiri dan berjalan dengan postur punggung rata, gaya berjalan normal.

Skor 2 : Pincang Ringan – Sapi berdiri dengan postur punggung rata, tetapi postur punggung melengkung saat berjalan. Gaya berjalan masih normal.

Skor 3 : Pincang Sedang – Postur punggung melengkung terlihat jelas saat berdiri dan berjalan. Gaya berjalan terganggu, menggunakan langkah pendek dengan salah satu atau beberapa kaki tertentu.

Skor 4 : Pincang – Postur punggung melengkung selalu terlihat jelas. Gaya berjalan terganggu, terlihat berhati-hati. Sapi lebih memilih bertumpu pada satu atau beberapa kaki tertentu.

Skor 5 : Pincang Parah – Selain postur punggung melengkung, sapi juga menunjukkan ketidakmampuan atau keengganan yang ekstrem untuk berjalan.

 2. Nutrisi

Ada beberapa kandungan dalam nutrisi yang dapat membantu mengurangi risiko masalah kaki: karbohidrat, protein, trace mineral, dan vitamin. Merumuskan formula nutrisi ideal untuk menjaga kesehatan kaki tidaklah cukup. Nutrisi harus diimbangi dengan faktor-faktor lain dalam mencegah kepincangan sapi.

Masalah nutrisi pada hal ini merupakan salah satu kondisi yang dapat beresiko pada masalah kaki sapi perah. Kamu Pun bisa dengan memenuhi nutrisinya seperti karbohidrat, protein, trace mineral, dan vitamin. Sapi yang mendapat nutrisi ideal bisa mencegah permasalahan kesehatan kaki. Namun, kamu juga perlu menyeimbanginya dengan faktor-faktor lain dalam mencegah kepincangan sapi.

3. Kandang

Bentuk dari kandang juga bisa mempengaruhi, hal itu karena sapi dibiarkan berbaring 10 hingga 14 jam per hari. Kandang yang terlalu kecil atau sedikit dibanding jumlah ternak dapat menyebabkan sapi berdiri terlalu lama. 

Bergerak penting untuk merangsang aliran darah melalui kaki dan menjaga jaringan tetap sehat, namun terlalu banyak bergerak dan benturan di lantai beton dapat menyebabkan trauma dan kerusakan fisik sapi. 

Praktik manajemen apa pun yang memberi tekanan pada hewan dapat menghabiskan cadangan nutrisi pada sapi. Stres dapat mengurangi daya tahan hewan terhadap penyakit dan bisa menjadi faktor penyebab kepincangan.

4. Istirahat

Seperti yang dibahas tadi, sapi harus memiliki ruang kandang yang cukup untuk memungkinkan berbaring sekitar 10 hingga 14 jam per hari. Ruang harus berukuran sesuai untuk sapi dan panjang sekitar tujuh hingga delapan kaki untuk sapi besar.

Tempat tidur empuk sangat penting, memberikan kenyamanan dan daya tarik. Dasar lantai yang terbuat dari tanah dengan robekan ban bekas yang ditutup dengan lembaran polietilen juga berfungsi untuk menyediakan alas yang empuk. Pastikan bahannya non-abrasif.

5. Pemangkasan Kuku

Pemangkasan kuku secara teratur dapat menjaga kesehatan sekaligus kehidupan fungsional sapi perah sebagai sumber susu hewani. Memotong kaki sapi dengan benar dapat memberikan stabilitas cakar dan memungkinkan sapi untuk mendistribusikan bobot secara merata di antara cakar. Dianjurkan untuk memangkas kaki setidaknya satu hingga dua kali setahun.

Video Terkait