Rahasia Sukses Slamet Wuryadi, Pengusaha Puyuh dari Sukabumi

Peternak puyuh Slamet Wuryadi. (Facebook)

Penulis: Arif Sodhiq, Editor: Reza P - Minggu, 29 Agustus 2021 | 14:00 WIB

Sariagri - Burung puyuh merupakan penghasil telur terbanyak setelah ayam petelur. Produk peternakan ini memiliki nilai ekonomis karena sangat diminati masyarakat. 

Slamet Wuryadi memulai usaha puyuh pada tahun 1992. Berbekal ilmu tentang budidaya dari IPB University, Warga Sukabumi itu memutuskan mengembangkan usaha puyuh yang saat itu belum populer sebagai lahan bisnis di dalam negeri.

“Pada tahun 1988 sampai 1990-an, ternyata yang saya perhatian supply dan demand produk puyuh tidak seimbang. Dari situlah saya harus menekuni satu komoditas dan istiqomah sampai hari ini,” ujar Slamet dikutip dikutip dari alumniipbpedia.com, Minggu (29/8/2021).

Menurut Slamet, permintaan dari poduk puyuh trennya selalu mengalami peningkatan. Karena itu, dia berusaha memenuhi kebutuhan itu.

“Demand dari produk puyuh ini selalu mengalami peningkatan, sehingga saya tergerak untuk menyediakan supplynya,” katanya.

Dia menjelaskan rangkaian dalam bisnis puyuh cukup singkat namun berpotensi memberikan keuntungan yang menjanjikan dan berkelanjutan.

“Bisnis ini sangat profitable dan sustainable sehingga layak untuk direkomendasikan,” katanya.

Dikatakan Slamet, budidaya puyuh sangat mudah dan dapat menggunakan sarana lokal.

Raih penghargaan

Slamet mengungkapkan awalnya dirinya hanya memiliki 600 ekor puyuh. Kini, dia sudah memiki 40 ribu ekor burung puyuh unggulan yang dibudidayakan di kandangnya.

Baca Juga: Rahasia Sukses Slamet Wuryadi, Pengusaha Puyuh dari Sukabumi
Jemput Peluang, Ini Kisah Slamet yang Sukses Beternak Burung Puyuh

“Dari angka 600 yang saya gerakkan terus dengan sistem perkawinan silang atau cross breeding. Makanya bibit kami dijuluki bibit unggul karena dikawinkan bukan dengan yang tidak sedarah,” jelas dia.

Sebagai seorang peternak, Slamet meraih penghargaan pangan nusantara dari Presiden Joko Widodo. Penghargaan itu diberikan karena dirinya dinilai berhasil menambah populasi puyuh di Indonesia.  

Video terkait:

Video Terkait