Jarang Dilirik Orang, Ini Tips Ternak Mencit Biar Bisa Jadi Cuan

Ilustrasi tikus mencit. (Foto: Pixabay)

Editor: M Kautsar - Kamis, 26 Agustus 2021 | 12:30 WIB

Sariagri -  Mencit atau tikus putih adalah binatang asli Asia, India, dan Eropa Barat. Mencit mudah dijumpai di rumah-rumah dan dikenal sebagai hewan pengganggu. Hewan yang diyakini memiliki populasi terbanyak ini kerap merusak mebel dan barang-barang kecil, serta bersarang di sudut-sudut lemari.

Selain itu, hewan pengerat satu ini sangat mudah menyesuaikan diri dengan keadaan tempat bersarangnya. Bahkan, menurut beberapa penemuan, jumlah yang hidup liar di hutan lebih sedikit daripada yang tinggal di perkotaan.

Nah, hewan yang memiliki nama latin Mus musculus ini sebenarnya sering dijadikan bahan percobaan untuk penelitian dan sebagai pakan satwa karnivora seperti ular. Oleh karena kebutuhan yang terus meningkat untuk penelitian, terutama untuk pakan satwa, menjadikan budidaya mencit memiliki potensi untuk hasilkan untung besar. 

Melihat dari besar peluang usaha dan mudahnya ternak mencit, berikut ini rangkum tips ternak mencit untuk hasilkan cuan.

1. Memilih tempat atau lokasi untuk ternak mencit

Kamu hanya perlu menyiapkan tempat yang aman dari ancaman predator atau hewan peliharaan. Kamu juga bisa memanfaatkan ruangan kosong di dalam rumah untuk beternak mencit.

Idealnya, luas ruangan untuk ternak mencit berukuran 3 x 4 meter. Tapi jika kamu tidak memiliki lahan yang cukup bisa kok menyesuaikan dengan keadaan.

Baca Juga: Jarang Dilirik Orang, Ini Tips Ternak Mencit Biar Bisa Jadi Cuan
Petani Thailand Budi daya Daging Tikus, Untungnya Sampai Rp34,7 Juta

2. Memilih indukan

Agar anakan mencit yang dihasilkan berkualitas baik, kamu disarankan untuk memilih indukan mencit saat berumur 2,5 bulan. Satu induk mencit bisa melahirkan hingga 12 anakan dalam sekali masa kehamilan yang terbilang pendek yaitu hanya 20 hari.

3. Kandang

Karena ukuran mencit yang terbilang cukup kecil dari tikus biasa, kamu bisa memanfaatkan baskom plastik berukuran 30 x 30 x 20 cm. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan rak bertingkat agar baskom dapat disusun ke atas agar lebih efisien dan jumlahnya pun bisa semakin lebih banyak.

4. Pakan

Kamu bisa memberikan pakan berupa remahan roti, padi, ikan kering atau makanan kucing yang bisa kamu beli di pet shop. Baiknya, kamu disarankan untuk memberi pakan sebanyak 5-10 persen dari bobot badannya setiap hari. Selain itu, mencit harus diberikan pakan tambahan berupa vitamin untuk mempercepat pertumbuhannya.

5. Sarana pendukung dalam kandang

Agar kandang mencit terasa nyaman, kamu bisa menambahkan jaring kawat dan serbuk kayu. Untuk wadah pakan mencit bisa menggunakan tempat pakan burung sedangkan untuk tempat minumnya bisa menggunakan botol bekas yang sudah dipotong.

Oiya, tidak hanya itu saja, kamu juga harus memperhatikan kebersihan kandang, jangan lupa mengganti serbuk kayu setiap hari agar mencit merasa nyaman di dalam kandang.

Pasalnya jika dibiarkan terlalu lama serbuk kayu bisa mendatangkan belatung dan menjadi lembab.

Video Terkait