Berhasil Cetak Rekor Terbang dari London ke Rusia, Kelelawar Kecil Ini Malah Mati Diserang Kucing

Ilustrasi Kelelawar. (Pixabay)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 10 Agustus 2021 | 19:40 WIB

Sariagri - Seekor kelelawar kecil mengejutkan para ilmuwan karena berhasil menempuh perjalanan sejauh 2.018 kilometer dari London ke Rusia. Jangkauan terbang kelelawar seukuan ibu jari yang berbobot sekitar 8 gram ini dianggap sebagai salah satu rekor migrasi terjauh spesies serupa.

Sayangnya, saat tiba di wilayah Rusia, kelelawar Pipistrelle Nathusius betina itu dilaporkan tewas akibat diserang seekor kucing dan ditemukan oleh penduduk di desa kecil Molgino di wilayah Pskov, Rusia. Dia sempat diselamatkan oleh kelompok rehabilitasi kelelawar Rusia, tetapi kemudian meninggal.

Pipistrelle Nathusius tidak lebih besar dari ibu jari manusia dan sayapnya ditandai dengan cincin. Perekam kelelawar Brian Briggs, yang telah merekam keberadaan hewan kecil ini  di Bedfont Lakes Country Park, dekat Heathrow di London pada 2016, mengatakan fakta bahwa kelelawar mungil ini  telah melakukan perjalanan sejauh ini "sangat menarik".

"Senang bisa berkontribusi pada pekerjaan konservasi internasional untuk melindungi hewan luar biasa ini dan belajar lebih banyak tentang kehidupan mereka yang menakjubkan," ujarnya seperti dilansir News Sky, belum lama ini.

Perjalanan ini adalah salah satu yang terpanjang yang dilakukan oleh kelelawar yang pernah tercatat secara global dan terjauh yang tercatat di Inggris dan seluruh Eropa. Pencapaian ini hanya dilampaui oleh satu kelelawar lain di Eropa, pipistrelle Nathusius yang bermigrasi sejauh 1.381 mil atau sekitar 2.222 Km dari Latvia ke Spanyol pada tahun 2019.

"Ini adalah perjalanan yang luar biasa dan yang terpanjang yang kami tahu dari kelelawar mana pun dari Inggris di seluruh Eropa. Sungguh seorang Olympian!," ungkap Lisa Worledge, kepala layanan konservasi di Bat Conservation Trust.

"Perjalanannya adalah penemuan ilmiah yang menarik dan bagian lain dalam teka-teki migrasi kelelawar. Pergerakan pipa Nathusius di sekitar Inggris dan antara Inggris dan benua sebagian besar tetap misterius," tambahnya.

Pakar kelelawar di Inggris dan Rusia tertarik dengan perluasan jangkauan pipistrelle Nathusius, yang terkait dengan perubahan iklim. Informasi lebih lanjut tentang prilaku ini sangat penting untuk memahami sepenuhnya efek dan dampak masa depan dari iklim yang lebih hangat pada spesies.

Baca Juga: Berhasil Cetak Rekor Terbang dari London ke Rusia, Kelelawar Kecil Ini Malah Mati Diserang Kucing
Sederet Fakta Mengejutkan Sisi Kelam Kucing yang Tak Banyak Orang Tahu



Ada lebih dari 2.600 pipistrelle Nathusius yang tercatat di Inggris sejak Proyek Pipistrelle National Nathusius diluncurkan pada tahun 2014 untuk menjelaskan perilaku pembiakan, distribusi, dan migrasi mereka. Koloni kelelawar tersebar  di Kent, Northumberland, Surrey dan Greater London.

Video Terkait