Pengepul Kulit Hewan Kurban Raup Cuan Berlipat Saat Idul Adha

Pengepul kulit hewan kurban di Surabaya, Jawa Timur. (Foto: Antara)

Editor: M Kautsar - Rabu, 21 Juli 2021 | 13:10 WIB

SariAgri - Momen Hari Raya Idul Adha 1442 Hijriah membawa berkah rejeki tersendiri bagi Ario Pujianto, pengepul kulit hewan qurban di jalan MH Tamrin Gang Mawar, Kelurahan Kauman, Kecamatan Kota, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Selama dua hari pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, Selasa (20/7) dan Rabu (21/7), tempatnya selalu ramai didatangi para penjagal untuk menjual kulit hewan kurban.

Dibantu tiga kerabatnya, Ario sibuk memeriksa, menimbang, dan memberi harga pada setiap kulit sapi maupun kambing yang dibawa seorang penjagal.

Ario mengaku sejak selasa kemarin sudah ada ribuan kulit hewan qurban yang diterimanya dari para penjagal sekitar Bojonegoro, Lamongan, Tuban hingga Gresik.

Namun dalam membeli kulit hewan kurban mulai dari lembaran kulit kambing, domba, dan sapi, dia tidak mau ada yang kondisinya rusak atau cacat.

“Seperti tahun sebelumnya, saya tidak menerima lembaran kulit hewan kurban yang cacat atau rusak seperti robek atau berlubang karena tidak laku dijual. Prediksi saya para penjagal ini akan datang kemari hingga hari ketiga lebaran kurban,“ kata Ario kepada Sariagri, Rabu (21/7).




Selain hari Raya Idul Adha, di hari-hari biasa ida juga melakukan pembelian kulit hewan. Satu lembar kulit kambing besar atau gibas dari penjagal dibeli seharga Rp20.000 per kilogram (kg), kambing biasa Rp15.000 per kilogram dan kulit sapi dibeli dengan harga Rp6.000 per kilogram.

Baca Juga: Pengepul Kulit Hewan Kurban Raup Cuan Berlipat Saat Idul Adha
Waspada! Ini Penyakit Berbahaya yang Kerap Menyerang Hewan Kurban



Ario mengaku Idul Adha tahun ini terjadi penurunan pasokan kulit hewan kurban dibandingkan musim sebelumnya. Tahun lalu dia bisa mendapatkan sebanyak 2.500 kulit hewan kurban per hari, namun tahun ini akibat PPKM darurat maksimal sehari hanya mendapatkan 1.500 kulit saja.

"Jika pada hari biasa pasokan kulit kambing dan sapi setiap minggu sekitar 400 hingga 500 lembar. Maka pada hari raya kurban selama dua hari terakhir ini pasokan meningkat, yaitu sekitar 1.000 hingga 1.500 lembar," kata dia.

Setelah dibeli dan dirapikan, tumpukan lembaran kulit-kulit tersebut akan dikirim ke Blora, Jawa Tengah untuk diolah menjadi beraneka kerajinan. Tetapi, sebelum dikirim, kulit hewa kurban akan digaram dulu agar tidak busuk dan bulunya tidak rusak.

"Untuk kulit kambing biasanya langsung kita kirim, tapi kalau kulit sapi nunggu tiga sampai empat hari baru dikirim. Karena nunggu proses penggaraman kering dulu," pungkasnya.

Video Terkait