Pecinta Kucing Perlu Waspadai Penyakit Kronis yang Satu Ini

Ilustrasi kucing sedang makan (Foto:Pixabay)

Editor: M Kautsar - Selasa, 13 Juli 2021 | 16:50 WIB

SariAgri - Bagi Sobat Agri yang memelihara kucing terutama berkelamin jantan perlu mengetahui tentang penyakit Feline idiopathic cystitis (FIC) atau yang disebut dengan radang kandung kemih pada kucing.

Sebuah survei pengalaman praktik dokter hewan dan rumah sakit hewan, FIC banyak dialami oleh kucing jantan berumur lebih dari 1 tahun dan jarang terjadi pada kucing betina. Penyakit ini dominan terjadi pada kucing yang sering mengkonsumsi makanan kering dry food dalam jangka waktu yang lama dan tidak diikuti oleh konsumsi air yang cukup.

Selain itu, faktor stres juga bisa memicu timbulnya penyakit tersebut pada kucing.

Dokter hewan dari Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga, Tri Bhawono Dadi menyebut bahwa gejala dan keluhan umum yang paling sering ditemui pada kucing yang mengidap FIC yaitu kesulitan buang air kecil. Kondisi tersebut karena adanya batu atau serpihan sedimen yang menyumbat saluran kemih (uretra) atau kandung kemih kucing sehingga selain sulit buang air kecil, kucing juga rentan mengalami urin berdarah.

“Penanganan yang dilakukan untuk kucing yang didiagnosa radang kandung kemih kronis adalah dengan kateterisasi yaitu pemasangan pipa kecil dari kandung kemih hingga keluar untuk mengaliri urin yang tersumbat. Kemudian akan dilakukan pembersihan saluran kemih dengan menggunakan larutan saline normal,” ujar Tri dikutip laman berita resmi Unair.

Tindakan kateterisasi juga dapat mengurangi rasa nyeri berlebihan pada kucing. Dengan demikian, rasa nyeri yang berkurang akan meningkatkan kenyamanan kucing dan menambah nafsu makannya sehingga proses penyembuhan berjalan cepat.

Adapun selain tindakan kateterisasi, kucing yang mengalami FIC juga akan diberikan obat anti radang, antibiotik spesifik, obat diuretik dan multivitamin.

“Selama perawatan hingga beberapa bulan kedepan kucing sangat direkomendasikan untuk mengkonsumsi pakan jenis urinary. Pakan kering hewan dengan label urinary merek apapun telah diformulasi secara khusus untuk terapi FIC,” ungkapnya.

Baca Juga: Pecinta Kucing Perlu Waspadai Penyakit Kronis yang Satu Ini
Kementan: Anjing dan Kucing Belum Terbukti Tularkan Covid-19

Hal yang perlu diketahui, pakan kucing dengan label urinary berguna untuk menurunkan pH saluran kemih dan membatasi jenis protein dan mineral tertentu agar mencegah bertambahnya endapan mineral dan secara perlahan menghancurkan butiran-butiran sedimen oksalat yang terbentuk. Dengan demikian, butiran sedimen oksalat tidak akan membesar menjadi batu yang dapat menyumbat saluran kencing si kucing.

Di samping itu, untuk mencegah agar kucing terhindar dari penyakit FIC, maka pemilik kucing sebaiknya memberikan pakan yang seimbang dan bergizi. Pemberian dry food juga perlu diimbangi dengan pakan basah wet food, air minum yang cukup dan nutrisi seimbang. Selain itu, agar kucing tidak stres, maka ajaklah kucing untuk bermain dan bercanda sehingga kucing merasa lebih dicintai dan bahagia.

Video Terkait