Usai Gantung Mic, Legenda Rocker Jadi Peternak Ayam Beromzet Ratusan Juta

Dekik, Rocker legenda jadi peternak ayam (Youtube/ Wonogiren)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Reza P - Jumat, 2 Juli 2021 | 15:30 WIB

SariAgri - Usai memutuskan berhenti berkarir di dunia musik atau gantung mic, mantan rocker legendaris asal Wonogiri, Dekik beralih profesi menjadi peternakan ayam. Dirinya berbisnis peternakan ayam mulai tahun 2006 yang terletak di Dusun Semo, Desa Sembukan, Sidoharjo.

Dekik mengatakan bahwa usaha peternakan ayam miliknya ini terdapat 20 ribu ekor. Dirinya membagi kandang menjadi tiga bagian yakni lantai bawah, lantai tengah dan lantai atas.

Menurut Dekik, soal perawatan kandang ayam cukup mudah karena hanya perlu memberi makan secara cukup dan menjaga kenyamanan kondisi kandang. Ia juga menggunakan sistem kandang open dan close.

"Jadi open itu kandang terbuka mengandalkan suhu alam apa adanya. Tapi kalau kandang Close, itu rekayasa suhu saja untuk kenyamanan ayamnya. Biarpun (suhu) panas, ayam tetap dingin, sehingga ayam nyaman dan bisa besar," kata Dekik, seperti dikutip dari kanal Youtube Wonogiren.

Dekik mengungkapkan untuk ayam broiler dapat dipanen setelah berusia 34 hingga 40 hari. Adapun penyebab ayam gagal panen karena pengelolaan ternak yang salah, sehingga menyebabkan ayam terserang penyakit.

"Menurut aku selama beternak ayam, penyakitnya kalo di (kandang) close ini amonia. Jadi ketika ada kebocoran air itu kan membusuk dan amonia ini sangat membunuh dan beracun. Sekali mati bisa 300 hingga 400 ayam," ujar Dekik.

Baca Juga: Usai Gantung Mic, Legenda Rocker Jadi Peternak Ayam Beromzet Ratusan Juta
Tidak Melalui Proses Perkawinan, dari Mana Asal Telur Ayam?

Bicara soal penghasilan, Dekik menjelaskan pernah mencapai omset hingga ratusan juta. Ia juga menerangkan untuk biaya operasional bisa mencapai 40 hingga 50 juta.

"Gini, kalau ternak kan gak bisa ditentukan. Karena yang kita pelihara itu kan makhluk hidup kan. Kalau kemarin hasilnya bagus, yang lebaran bagus, kita dapat harga Rp7 ribu. Ya kalikan saja, 20 ribu ekor," jelasnya.

Video Terkait