Dilaporkan Jutaan Burung Mati di AS, Ini Penyebabnya

Ilustrasi Burung Tabrak Bangunan. (Istimewa)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Kamis, 1 Juli 2021 | 15:30 WIB

SariAgri -  Jutaan burung mati sia-sia setiap tahunya karena menabrak sebuah gedung di Amerika Serikat (AS). Peristiwa ini sebagian besar terjadi pada musim migrasi burung.

Hasil penelitian menunjukkan, penyebab utama burung menabrak gedung adalah cahaya lampu dari jendela gedung. Para peneliti mengambil tempat penelitian di gedung pusat konvensi McCormick Place, di dekat Danau Michigan, Chicago, AS.

Di lokasi ini, mereka mencatat lebih dari 400.000 burung mati setiap tahunnya karena tabrakan dengan jendela gedung yang terang benderang.

Para peneliti mengumpulkan data kejadian selama dua puluh satu tahun yang menunjukkan, jendela yang menyala di McCormick Place Chicago secara signifikan meningkatkan kemungkinan tabrakan burung yang fatal, terutama untuk burung penyanyi.

Mengapa ini bisa terjadi? peneliti menjelaskan bahwa Danau Michigan adalah salah satu tempat penghubung migrasi burung. Dari danau ini, burung-burung dari berbagai tempat melanjutkan migrasinya pada malam hari.

"Penelitian kami memberikan bukti terbaik bahwa burung yang bermigrasi tertarik pada lampu bangunan, dan seringkali menyebabkan mereka bertabrakan dengan jendela dan mati,” kata penulis utama penelitian Benjamin Van Doren, yang juga mahasiswa postdoctoral di Cornell Lab of Ornithology, mengatakan kepada Inverse.

Selain itu, burung yang bermigrasi di malam hari sering tertarik dan disorientasi oleh cahaya di tanah, yang menempatkan mereka pada risiko bertabrakan dengan struktur yang menyala.

Penelitian menemukan bukti bahwa mengurangi pencahayaan jendela hingga setengahnya selama musim migrasi akan mengurangi kematian burung secara keseluruhan hingga 60 persen.

Baca Juga: Dilaporkan Jutaan Burung Mati di AS, Ini Penyebabnya
Ilmuwan: Suhu Tinggi Mengancam Kehidupan Burung

Selain itu, dengan mematikan lampu jendela risiko burung menabrak gedung 11 kali lebih rendah di musim semi dan 6 kali lebih rendah di musim gugur. Ini terjadi karena saat musim semi burung-burung terbang lebih rendah atau sama dengan ketinggian gedung.

"Studi kami menunjukkan bahwa mematikan lampu secara substansial dapat mengurangi kematian yang tidak perlu ini,” kata Van Doren.

Para peneliti menerbitkan temuan ini dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences.

Video Terkait