Dari Penyerbukan Lebah Madu, Negara Ini Kantongi Rp259,8 Triliun per Tahun

Ilustrasi - Lebah penyerbuk. (Pixabay)

Editor: Arif Sodhiq - Jumat, 25 Juni 2021 | 10:30 WIB

SariAgri - Amerika Serikat (AS) saat ini sedang merayakan pekan penyerbuk nasional 2021 (National Pollinator Week 2021) yang berlangsung 21 Juni - 27 Juni 2021. Menteri Pertanian AS, Tom Vilsack penyerbukan dari lebah madu saja menambah nilai lebih dari 18 miliar dolar AS atau sekitar Rp259,8 triliun untuk tanaman pertanian setiap tahunnya.

Bagi AS, hewan penyerbuk telah membantu menghasilkan makanan, meningkatkan kesehatan ekosistem dan menjadi dasar untuk masa depan berkelanjutan. Spesies penyerbuk seperti burung, kelelawar, lebah dan serangga lainnya memainkan peran penting dalam menghasilkan lebih dari 100 tanaman yang ditanam di AS. Hewan penyerbuk dinilai sangat penting untuk memastikan ketersediaan makanan seperti buah-buahan, kacang-kacangan dan sayuran.

“Kesehatan para kontributor pertanian ini sangat penting untuk vitalitas dan keberlanjutan pertanian AS, ketahanan pangan dan ekonomi negara secara keseluruhan,” ujar Vilsack dikutip Agdaily.

Vilsack menekankan hewan penyerbuk juga penting untuk keanekaragaman hayati dari ekosistem yang sehat di seluruh lahan publik dan pribadi, termasuk di dalamnya lahan pertanian dan hutan nasional serta padang rumput di AS.

“Saya memuji upaya konservasi hewan penyerbuk yang terjadi di seluruh negara bagian AS. Saya menyadari kami memiliki lebih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk melindungi kontributor pertanian penting ini dan menciptakan kesadaran tentang pentingnya penyerbuk adalah langkah lanjut untuk memastikan hewan penyerbuk berkembang,” jelas Vilsack.

Baca Juga: Dari Penyerbukan Lebah Madu, Negara Ini Kantongi Rp259,8 Triliun per Tahun
Mencari Akar Masalah dan Cara Menyelesaikan Konflik Kelapa Sawit

Dalam kegiatan Pekan Pollinator Nasional di AS, warga menjadi konservator hewan penyerbuk di lingkungan sekitar. Caranya dengan melindungi dan merawat tanaman berbunga dan keberadaan sarang lebah.
Selain itu juga meningkatkan habitat dengan menanam tanaman berbunga atau menyediakan ruang untuk lebah membuat sarangnya di bawah tanah, ranting pohon dan cabang mati.

Petani diminta meningkatkan jumlah lebah asli di kebunnya dengan menyediakan tanah yang tidak digarap agar lebah dapat membuat blok di dalam tanah.

Video terkait:

Video Terkait