Bukan Babi Ngepet, Ini 3 Jenis Babi Hutan Unik Asli Indonesia

Ilustrasi Babi Bercula (Foter)

Editor: Reza P - Sabtu, 1 Mei 2021 | 15:00 WIB

SariAgri - Babi hutan (Sus scrofa) atau populer disebut babi celeng adalah salah satu jenis babi liar yang menjadi nenek moyang jenis babi ternak (Sus scrofa domesticus). Wilayah persebarannya meliputi hutan-hutan Eropa Tengah, Mediterania, Afrika Asia hingga Asia Tenggara.

Di Indonesia sendiri terdapat beberapa jenis babi hutan endemik yang cukup unik, mulai dari babi berjanggut, babi kutil, sampai babi bercula yang dijuluki babi terjelek di dunia. Dilansir National Geographic, berikut ciri-ciri babi hutan unik yang hanya ditemukan Indonesia.

Babi Bercula

Babi bercula adalah babirusa (Babyrousa) merupakan jenis babi liar yang bertaring panjang dan melengkung di atas moncongnya. Babi jenis ini hidup berkelompok yang menghuni daerah rawa dan semak-semak. Mereka juga aktif pada malam hari dan mencari makan berapa umbi-umbian, akar, binatang tanah, buah-buahan, dedaunan, jamur dan kelapa yang jatuh.

Sepasang spesies babi rusa pernah dibawa ke kebun binatang London, Inggris pada tahun 2020 yang cukup menyita perhatian publik dan menjulukinya sebagai babi terjelek di dunia. Karena penampilannya yang menyeramkan, babi asal Sulawesi ini juga kerap dijuluki babi setan karena tanduk atau culanya yang panjang melengkung terlihat menakutkan.

Ilustrasi Babi Berjanggut (Foter)
Ilustrasi Babi Berjanggut (Foter)

Babi Berjanggut

Babi berjenggot (Sus barbatus) adalah salah satu jenis babi hutan yang menghuni hutan-hutan di Semenanjung Malaya, Sumatera, Kalimantan dan Kepulauan Sulu. Babi hutan ini berukuran cukup besar, Babi jantan beratnya bisa mencapai 120-200 kg dengan panjang tubuh mencapai 1,5 meter.

Babi ini juga memiliki rambut di sepanjang rahang bawah sehingga menyerupai janggut. Babi muda memiliki janggut berwarna kehitaman sementara babi dewasa janggutnya berubah lebih pucat mulai dari warna abu-abu, kuning hingga putih keabuan. Sementara pada bagian sisi mulut atas terdapat tonjolan daging yang menyerupai kutil.

Babi berjanggut termasuk hewan yang aktif di malam hari (nokturnal) dan kadang terlihat pada siang hari jika suhu udara lebih sejuk.  Mereka makan berupa buah-buahan yang jatuh dari pohon, biji-bijian, akar, terna dan tumbuhan lainnya. Babi berjanggut juga kerap memakan hewan kecil lainnya seperti cacing tanah dan serangga.

Ilustrasi Babi Kutil (Istimewa)
Ilustrasi Babi Kutil (Istimewa)
Baca Juga: Bukan Babi Ngepet, Ini 3 Jenis Babi Hutan Unik Asli Indonesia
Melihat Sekolah Khusus Olah Vokal Burung Kenari di Lembang Bandung

Babi Kutil

Babi ini disebut juga babi jawa atau babi bagong (Sus verrucosus) merupakan spesies babi liar yang menyebar terbatas di Pulau Jawa dan Pulau Bawean. Babi kutil adalah satwa berkuku genap dalam keluarga Suidae yang memiliki surai memanjang dari kepala hingga ekor.

Sesuai namanya, babi ini memiliki tiga pasang daging menonjol dan mengeras seperti kutil pada bagian moncongnya. Saat ini keberadaan babi kutil sulit ditemukan karena semakin terdesak oleh alih fungsi lahan. Babi kutil termasuk kategori terancam punah dan masuk dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Video Terkait