Pemprov Gorontalo Tambah Kandang Pembibitan Ayam Kampung Super

Anak ayam kampung (commons.wikimedia.org/Pusakamalaysia)

Editor: Andry - Minggu, 25 April 2021 | 18:00 WIB

SariAgri -  Meningkatnya permintaan bibit ayam kampung super di Gorontalo, membuat Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Balai Pembibitan Ternak Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo terus menambah gedung pembibitan di Kabupaten Gorontalo dan Kabupaten Boalemo.

Penambahan gedung pembibitan tersebut kata Averus Zainudin, selaku Kepala UPTD Balai Pembibitan Ternak, karena gedung pembibitan yang ada di Desa Lonuo, Kabupaten Bone Bolango kapasitasnya sudah tidak memadai.

 “ Ini merupakan dorongan dari Pak Gubernur Rusli Habibie kepada kita, untuk memenuhi permintaan bibit ayam KUR dari masyarakat. Baik itu yang sifatnya dari kelompok ternak maupun per-orangan”terang Averus.

 Gedung baru pembibitan ternak ayam  ampung, yang dibangun oleh UPTD Balai Pembibitan Ternak (Dok. Distan Gorontalo)
Gedung baru pembibitan ternak ayam ampung, yang dibangun oleh UPTD Balai Pembibitan Ternak (Dok. Distan Gorontalo)

Bibit ayam kampung super ini diminati peternak ,  karena ayam kampung ini  Iebih cepat  bisa dipanen dibandingkan ayam kampung biasa. Bagi peternak ini Iebih menguntungkan, karena dengan kecepatan masa tumbuh tersebut, mereka bisa terus meningkatkan produksi. Selain itu ayam kampung super ini juga lebih tahan penyakit dan lebih sehat dagingnya.

Rasa daging ayam kampung super ini juga  memiliki cita rasa setipe dengan ayam kampung biasa, sehingga penggemar daging ayam kampung tidak merasa berbeda Ketika menyantapnya.

Baca Juga: Pemprov Gorontalo Tambah Kandang Pembibitan Ayam Kampung Super
Modernisasi Kandang Demi Hasil Ternak yang Baik

Untuk menjaga kualitas bibit ayam tersebut, Averus menjelaskan pihaknya terus melakukan pemurnian kembali induk ayam. Dengan mengambil langsung bibit dalam bentuk DOC dari Balai Penelitian Ternak (BALITNAK) yang ada di Ciawi,  Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

 “ Karena permintaan bantuan pengembangan ternak dari masyarakat yang masuk per-minggu itu mencapai tiga ribuan, untuk itu dengan tambahan gedung pembibitan dan pemurnian bibit ini semoga bisa mengakomidir permintaan dari masyarakat” tutupnya.

 

Video Terkait