Ekspor Pakan Ternak Ke Korsel Jadi Bukti Sinergitas Pelaku Pertanian

21 ton makanan ternak diekspor dari Sumut ke Korea Selatan (Istimewa)

Editor: Andry - Sabtu, 24 April 2021 | 07:00 WIB

SariAgri -  Untuk memenuhi kebutuhan akan pakan ternaknya , Korea Selatan mengimpor  21 ton pakan ternak senilai Rp 53,2 juta  dari Sumatera Utara. Walau secara nilai  tidak begitu besar , namun pengiriman pakan ini merupakan yang pertama kalinya bisa menembus  menembus pasar Korea Selatan.

Ini artinya ,  ekspor yang difasilitasi Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertanian Belawan telah teruji dengan baik. Terbukti komoditas sub sektor peternakan ini  melalui serangkaian tindakan karantina untuk memastikan aman, sehat.

" Dan tidak tertular Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK). Serta  sesuai dengan persyaratan negara tujuan," ujar Kepala Karantina Pertanian Belawan, Andi Yusmanto.

Dijelaskannya, pihaknya selaku koordinator upaya peningkatan ekspor pertanian di Sumut akan fokus pada pencapaian target nilai ekspor yang telah ditetapkan. Melalui Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor Pertanian yang digagas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, lanjut dia, setiap unit kerja di lingkup Badan Karantina Pertanian Barantan terus giat melakukan upaya dan terobosan untuk pencapaian target nilai ekspor.

Pakan ternak yang diekspor dari Sumut (Istimewa)
Pakan ternak yang diekspor dari Sumut (Istimewa)

Baca Juga: Ekspor Pakan Ternak Ke Korsel Jadi Bukti Sinergitas Pelaku Pertanian
Kementan Remajakan RPH untuk Perkuat Hilirisasi Peternakan



Satu langkah operasionalnya adalah dengan melakukan bimbingan teknis sanitari dan fitosanitari  sebagai persyaratan negara tujuan ekspor, meningkatkan sinergisitas dengan entitas terkait serta memberikan percepatan layanan karantina guna meningkatkan nilai daya saing komoditas ekspor. "Layanan klinik ekspor karantina pertanian pada siap membantu tidak hanya bagi ekspotir yang telah rutin, namun juga bagi para pemula," ujarnya.

Sekretaris Badan Karantina Pertanian (Barantan), Wisnu Haryana mengungkapkan, upaya peningkatan ekspor komoditas pertanian diantaranya nilai ekspor komoditas dan negara tujuan baru. Sumut, kata dia sekarang  memiliki CV. Surya Timur Perkasa yang terus bergerak untuk menjadi eksportir pakan ternak ke Korea Selatan.

Selaku otoritas karantina, lanjut dia, melalui tindakan karantina memastikan seluruh produk pertanian yang akan diekspor telah memenuhi persyaratan internasional tentang sanitari dan fitosanitari sehingga memiliki daya saing di pasar global.

"Ekspor pertanian berupa pakan juga dapat menjadi bukti bahwa sinergisitas para pelaku pembangunan pertanian di Sumut  ini terjalin dengan baik," ujarnya.

Video Terkait