Harga Ayam Pedaging Naik, Peternak: Itu Siklus

Ilustrasi Peternakan Ayam. (Pixabay/ klimkin)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Arif Sodhiq - Kamis, 22 April 2021 | 17:20 WIB

SariAgri - Harga pakan unggas dalam negeri terus mengalami kenaikan saat ramadan. Hal ini disebabkan oleh harga pakan baku seperti jagung yang terus mengalami kenaikan sejak awal 2021.

Seorang peternak ayam asal Klaten, Suwar mengatakan bahwa kenaikan harga ayam benar adanya disebabkan oleh kenaikan harga pakan yang naik. "Otomatis itu dari dulu kayak gitu," ujar Suwar saat dihubungi SariAgri.id, Kamis (22/4/2021).

Suwar menambahkan bahwa kenaikan harga ayam juga dikarenakan faktor menjelang lebaran. "Bisa juga faktor mau lebaran, cuman disitu karena harga naik drastis itu juga berpengaruh faktor pakan naik terutama," jelas Suwar.

Seorang peternak lainnya, Hardinianto menambahkan bahwa kenaikan harga ayam sendiri dikarenakan siklus di bulan-bulan tertentu.

"Kalo itu siklus, bisa dibilang gitu kalo masalah harga. Kita (peternak) ada di bulan tertentu harga drop, ada bulan tertentu harga melambung tinggi," kata Hardinianto.

Bicara soal pakan yang tinggi, lanjut Hardinianto, memang sudah kenyataanya mahal. Namun bukan jaminan harga ayam ikut tinggi.

"Itu gabisa buat jaminan. Meskipun harga pakan tinggi itu gabisa jaminan buat lepas harga ayam tinggi," ucap Hardinianto.

Hardinianto mengungkapkan bahwa faktor lain kenaikan harga ayam juga dipengaruhi stok ayam di kandang.

"Kalo stok di kandang banyak, itu otomatis harga turun. Tapi kalo stok dikandang minim, itu otomatis harga naik," jelasnya.Baca Juga: Harga Ayam Pedaging Naik, Peternak: Itu Siklus
Pemerintah Jamin Ketersediaan Produk Ternak



Sementara itu, Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri, Kementerian Perdagangan, Syailendra, mengatakan bahwa rata-rata harga jagung lokal April 2021 mencapai Rp4.263 per kilogram atau naik 6,52 persen dari rata-rata harga bulan Maret sebesar Rp4.002 per kilogram.

Tingginya harga pakan, lantas membuat harga daging ayam naik di tingkat konsumen. Sebab, pakan berkontribusi hingga 66 persen terhadap daging ayam. Syailendera mengatakan bahwa harga daging ayam di pasar saat ini bahkan ada yang melebihi Rp40.000 per kg.

Video Terkait