Cerita Sukses Kelompok Tani Wanita Asal Bogor Beternak Burung Puyuh

Kelompok wanita tani di Bogor mulai mengembangkan ternak burung puyuh (Sariagri/ Yudhi )

Penulis: Andry, Editor: Reza P - Selasa, 2 Februari 2021 | 19:40 WIB

SariAgri - Kelompok Wanita Tani Berkah MBR yang merupakan bagian dari Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Mutiara Bogor Raya  di Kampung Ramah Lingkungan MBR Katulampa kini mulai melakukan budidaya burung puyuh.

Pengawas TPST, Sulistyawati yang juga anggota kelompok wanita tani mengatakan, selain biaya yang tidak begitu besar, lahan yang digunakan untuk beternak burung puyuh juga tidak perlu besar. Sementara hasil dari budidaya burung puyuh sendiri banyak yang bisa dimanfaatkan.

Untuk puyuh jantan dewasa bisa dijual sebagai pedaging, untuk betina bisa terus dirawat untuk terus bereproduksi agar menghasilkan telur. Telurnya bisa dikonsumsi sendiri atau dijual.

Kotoran puyuhnya bisa digunakan untuk pupuk atau kultur membuat kutu air untuk pakan ikan cupang hias.

Sulis mengatakan bahwa ide awal beternak burung puyuh adalah untuk menyerap hasil dari pengolahan sampah yang menghasilkan belatung atau maggot. Sehingga selain pakan utamanya pur, burung puyuh ini juga diberi pakan maggot.

Pemberian pakan magot diberikan dengan takaran 30 persen magot dan 70 persen pur. Alhasil campuran pakan tersebut bisa menekan biaya pakan.

Sulis menjelaskan budidaya puyuh dimulai dengan menetaskan bibit unggul dari telur puyuh sebanyak 2.500 butir. Setelah menetas anakan puyuh dirawat hingga besar untuk selanjutnya dipilah dan dikembangkan lagi.

"Setelah besar, jantan betina kami kawinkan lagi dan hasilnya baru dikembangkan untuk puyuh petelur dan pejantan selain untuk indukan, dijual juga dagingnya, begitu seterusnya," jelasnya.

Perawatan rutin yang dilakukan adalah pembersihan kotoran dan pemberian pakan sementara itu untuk menjaga kebersihan pekerja harus berganti baju dan buka sandal ketika masuk area peternakan.

Baca Juga: Cerita Sukses Kelompok Tani Wanita Asal Bogor Beternak Burung Puyuh
Keren! Ibu-ibu Asal Bogor Tanam Padi di Gelas Plastik

Sulis mengaku pendapatan dari usaha budidaya burung puyuh cukup lumayan. Saat ini, ada 1.500 ekor puyuh petelur yang telah menghasilkan 870 butir telur setiap harinya.

"Sejauh ini hasil budidaya puyuh tersebut sudah memiliki pasar tersendiri mulai dari telur, daging dan kotoran puyuh," ujarnya.

Video Terkait