India Hadapi Flu Burung di Tengah Pandemi COVID-19

Ilustrasi unggas (Pixabay)

Penulis: Arif Sodhiq, Editor: Redaksi Sariagri - Jumat, 8 Januari 2021 | 12:00 WIB

SariAgri -  India telah mulai memusnahkan puluhan ribu unggas setelah flu burung terdeteksi pada bebek, gagak dan angsa liar di negara tersebut.

Kementerian Perikanan dan Peternakan India telah mengeluarkan peringatan dan mendesak negara bagian untuk melakukan tindakan untuk menghindari penyebaran flu burung.

Dilansir CNN.com, Kamis (7/1/2021) negara bagian Kerala memerintahkan pemusnahan lebih dari 38.000 unggas setelah laporan unggas mati akibat terinfeksi virus ini muncul di dua distrik. Saat ini, India telah membentuk sembilan belas tim tanggap cepat untuk menangani virus ini.

Berita Pertanian - Baca Juga: Kenali Sebelum Terlambat, Ini 5 Penyakit Ayam Petelur
Optimalisasi Manfaat Susu Unta Terus Dilakukan

Sejauh ini sekitar 17.000 burung telah dimusnahkan di Kerala dan di beberapa distrik telurnya juga dimusnahkan. Sementara di negara bagian Himachal Pradesh dilaporkan kematian lebih dari 3.000 burung akibat penyakit itu. Sebagian besar merupakan angsa di suaka margasatwa.

Hampir sama dengan di Eropa, penyebaran flu burung di India juga disebabkan burung liar yang bermigrasi. Flu burung muncul saat India memerangi pandemi COVID-19 yang telah menginfeksi lebih dari 10,3 juta orang di negara itu dan akan memulai vaksinasi massal.

Avian influenza disebut juga avian flu atau flu burung merupakan biasanya hanya menyerang unggas. Ada banyak jenis virus yang berbeda, tetapi bentuk virus paling sering terlihat dan paling mematikan disebut Influenza A (H5N1) atau virus H5N1.

Baca Juga: India Hadapi Flu Burung di Tengah Pandemi COVID-19
Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian, Warga Kampung Sawah Perbanyak Domba

Sebagian besar kasus infeksi flu burung pada manusia disebabkan kontak dengan unggas terinfeksi atau permukaan yang terkontaminasi kotoran burung terinfeksi, air liur, sekresi hidung atau feses.

Gejala flu burung di antaranya demam, batuk, sakit tenggorokan, dan terkadang penyakit pernapasan parah dan pneumonia. Sejauh ini di India belum ada laporan penularan flu burung ke manusia.

Berita Peternakan : Manfaat Ampas Kopi Bagi Tanaman

Video Terkait