Unik, Begini Potret Peternakan Sapi Terapung di Rotterdam

Peternakan Terapung di Rotterdam (cbc.ca)

Editor: Dera - Jumat, 16 Oktober 2020 | 13:30 WIB

SariAgri - Peternakan terapung di pelabuhan Rotterdam memang berhasil menarik perhatian masyarakat. peternakan yang dibangun oleh pengusaha Belanda itu terlihat sangat unik. 

Bagiamana tidak, masyarakat yang tengah berada di Pelabuhan seakan disuguhkan pemandangan kawanan sapi dan sebuah kandang raksasa mengapung di atas air.

Berdasarkan informasi dari berbagai sumber, Floating Farm ini merupakan peternakan terapung pertama di dunia. Bangunan Peternakan terapung ini terdiri atas tiga lantai dan diisi setidaknya 35 ekor sapi. Sapi-sapi tersebut hidup di lantai paling atas, tetapi dapat berjalan menuruni tanjakan menuju lapangan di pantai, di samping kandang terapung mereka.

Sapi-sapi bisa memakan potongan rumput yang dibuang dari lapangan sekitar dan lapangan golf setempat, serta kulit kentang dan kaldu bir favorit mereka dari pabrik lokal.

Kotoran yang mereka hasilkan kemudian digunakan untuk menyuburkan taman lokal dan lapangan bermain, termasuk lapangan untuk salah satu tim sepak bola profesional Rotterdam, Feyenoord.

"Saat berada di pelabuhan, kami mendapatkan ide untuk membangun pertanian di atas air, sehingga kami dapat membuat makanan sehat di air dekat kota," kata Peter van Wingerden, pemilik dan CEO Floating Farm. seperti dikutip cbc.ca.

Peternakan sapi terapung di Rotterdam (cbc.ca)
Peternakan sapi terapung di Rotterdam (cbc.ca)

Menurutnya, negara-negara yang tidak mempunyai banyak lahan dan daerah-daerah yang selalu terendam air atau daerah-daerah yang sering banjir karena penurunan permukaan tanah, bisa menerapkan sistem pertanian terapung ini.

"Pertanian adaptif iklim ini dapat bergerak bersama air, tidak peduli berapa banyak curah hujan atau seberapa tinggi permukaan air laut," kata van Wingerden.

Peternakan terapung ini beroperasi dengan menggunakan tiga jenis robot, satu robot untuk memerah susu, satu robot untuk memberi makan dan satu lagi yang berfungsi sebagai penyapu kotoran.

"Seluruh proses sepenuhnya otomatis, apa yang kami coba lakukan di sini adalah menghasilkan makanan dengan hasil tertinggi dengan lebih sedikit orang."" kata van Wingerden, yang hanya mempekerjakan dua petani.

Peternakan terapung yang dibuka pada bulan Mei 2019 inidilengkapi dengan pabrik pengolahan. Di lantai dua, 700 liter susu mentah yang dihasilkan sapi per hari dipasteurisasi dan sebagian diolah menjadi yogurt. Susu dan yogurt dijual secara lokal di bawah label Made in 010, yang mengacu pada kode area kota. (Sariagri/Marthin)

Video Terkait



Baca Juga: Unik, Begini Potret Peternakan Sapi Terapung di Rotterdam
Selain Cegah Penyakit, Ini Pentingnya Selenium untuk Ternak Sapi