Cegah Penyakit Pernapasan Sapi dengan Vaksinasi

Ilustrasi vaksin Sapi (Foto:The Dickinson Press)

Penulis: M Kautsar, Editor: Redaksi Sariagri - Senin, 28 September 2020 | 11:00 WIB

SariAgri - Memelihara anak sapi atau pedet yang sehat menjadi prioritas utama bagi peternak. Mencegah penyakit pernafasan tidak hanya terbaik untuk kesehatan dan produktivitas hewan secara keseluruhan, tetapi studi terbaru menunjukkan bahwa ada manfaat ekonomi dari efisiensi perawatan sapi atau sanak sapi.

Journal of American Veterinary Medical Association (JAVMA) baru-baru ini menerbitkan studi berdasarkan survei kepada produsen sapi atau anak sapi di beberapa negara bagian. Studi tersebut mengevaluasi dan membandingkan biaya vaksinasi anak sapi untuk perlindungan penyakit dengan biaya pengobatan dan tenaga kerja untuk merawat anak sapi yang menderita penyakit pernapasan.

Studi JAVMA menunjukkan, dalam banyak kasus, biaya yang terkait dengan pencegahan, biaya vaksin ditambah biaya tenaga kerja untuk mengelola vaksin, jauh lebih rendah dari pada biaya pengobatan dan tenaga kerja untuk mengobati penyakit, demikian dikutip dari Drovers.com.

Biaya vaksin rata-rata per anak sapi pada ternak yang disurvei adalah 6,25 dolar AS sedangkan biaya tenaga kerja pemberi vaksin adalah 5 dolar AS. Sementara biaya pengobatan untuk merawat anak sapi yang sakit rata-rata 11 dolar AS, dan biaya tenaga kerja pengobatan adalah 15 dolar AS per anak sapi.

Studi ini mengungkapkan bahwa biaya untuk mengobati penyakit pernapasan setiap anak sapi lebih dari dua kali lipat biaya pencegahan penyakit pernapasan.

Sistem kekebalan anak sapi muda memiliki keunikan dalam cara menanggapi tantangan virus dan bakteri. Vaksinasi anak sapi dapat melengkapi apa yang disediakan induk sapi melalui kolostrum dan membantu memberikan anak sapi setiap kesempatan untuk menjadi sehat dan bekerja sesuai potensinya. Waktu dan jenis pemberian vaksin memainkan peran kunci dalam mengelola respons imun anak sapi muda.

Berita Peternakan - Baca Juga Kumpulan Berita PertanianPerkenalkan Sorgum, Tanaman Pangan yang Tahan Terhadap Musim KemarauPakar: Benih dengan Postur Tinggi Cocok untuk Lahan Rawa

Sebuah penelitian di Montana mengamati dampak waktu dan urutan vaksinasi terhadap respons imun pada anak sapi yang menyusui. Studi tersebut menunjukkan bahwa vaksin intranasal bekerja dengan sistem kekebalan anak sapi untuk mencegah penyakit pernapasan yang disebabkan oleh Bovine Respiratory Syncytial Virus (BRSV), dan membantu mencegah penyakit pernapasan yang disebabkan infeksi bovine rhinotracheitis (IBR) dan virus parainfluenza 3 (PI3).

Baca Juga: Cegah Penyakit Pernapasan Sapi dengan Vaksinasi
Kuku Punya Arti Penting dalam Kesehatan Sapi - Berita Peternakan

"Studi dan penelitian Montana di North Dakota menunjukkan bahwa vaksinasi saat lahir dapat meningkatkan respons vaksinasi di masa mendatang, sekaligus membantu memberikan perlindungan terhadap penyakit pernapasan sejak lahir hingga menyapih," kata Victor Cortese, PhD, direktur imunologi dan biologi di Zoetis, salah satu perusahaan yang memproduksi vaksin.

Cortese menyimpulkan, ada tiga keuntungan yang bisa dirasakan peternak sapi dari penerapan vaksinasi pernapasan anak sapi usia muda, yakni tingkat pneumonia yang lebih rendah, menurunkan angka kematian, dan peningkatan berat badan yang lebih besar. (Sariagri/Marthin)

Berita Peternakan - Cemilan Sapi di Peternakan