Tertua di Dunia, Kura-kura Ini Rayakan Ulang Tahun ke-190

Ilustrasi kura-kura. (pixabay)

Editor: Dera - Minggu, 4 Desember 2022 | 06:00 WIB

Sariagri - Kura-kura raksaksa tertua di dunia belum lama ini merayakan ulang tahunnya yang ke-190. Jonathan, demikian nama kura-kura tersebut, lahir tidak lama setelah Napoleon meninggal, dan secara resmi menjadi hewan darat tertua yang diketahui hidup di planet ini.

Jonathan the Seychelles Giant Tortoise merayakan ulang tahunnya yang ke-190 di St Helena di Atlantik Selatan yang terpencil, tempat kaisar Prancis yang kalah meninggal di pengasingan pada tahun 1821.

Berdasarkan pengukuran cangkang, Jonathan diyakini ditetaskan sekitar tahun 1832, dan dibawa ke wilayah seberang laut Inggris dari Seychelles 50 tahun kemudian. Dia menjalani hari tuanya yang nyaman di Plantation House, kediaman resmi Gubernur St Helena, di mana hari ulang tahunnya ditandai dengan berbagai acara sepanjang akhir pekan termasuk penerbitan stempel khusus.

Puncak perayaan ultah Jonathan berlangsung hari Minggu dengan "kue ulang tahun" yang terbuat dari makanan favorit Jonathan. Dalam wawancara dengan AFP beberapa waktu silam, tim yang menanganinya mengatakan kura-kura itu sangat menyukai wortel, selada, mentimun, apel, dan pir.

Di awal tahun ini, Jonathan diberi gelar Rekor Dunia Guinness sebagai hewan darat tertua yang masih hidup di dunia, dan bulan ini juga dinobatkan sebagai kura-kura tertua yang pernah ada.

“Ketika Anda berpikir, jika dia ditetaskan pada tahun 1832, era Georgia, ya ampun, perubahan di dunia,” kata Joe Hollins, pensiunan dokter hewan yang menjadi pengasuh utama Jonathan saat ini.

Baca Juga: Tertua di Dunia, Kura-kura Ini Rayakan Ulang Tahun ke-190
Kenali Jenis Kura-kura yang Bisa Kamu Pelihara



“Perang dunia, kebangkitan dan kejatuhan Kerajaan Inggris, banyaknya gubernur, raja dan ratu yang telah berlalu, itu sangat luar biasa. Dan dia baru saja di sini, bersenang-senang," tambahnya, seperti dikutip English Alarabiya.

Mereka berharap kura-kura itu dapat hidup untuk beberapa tahun lagi, di mana Otoritas St Helena telah membuat rencana untuk menyimpan cangkang kura-kura itu apabila mati untuk generasi mendatang.