Inovatif, Dosen Unej Sulap Limbah Singkong dan Tape Jadi Pakan Ternak

Ilustrasi singkong (Pexels)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Kamis, 24 November 2022 | 17:30 WIB

Sariagri - Kabupaten Bondowoso merupakan kota yang terkenal dengan produksi tape, namun industri itu menghasilkan dua jenis limbah yaitu kulit singkong dan tape yang tidak sesuai dengan standar mutu.

Untuk itu, Dosen Universitas Jember (Unej) Himmatul Khasanah mengolah limbah kulit singkong dan tape yang tidak sesuai dengan standar mutu atau tape kedaluwarsa alias tape afkir sebagai pakan ternak.

"Kulit singkong tersebut bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak bermutu. Jika diolah akan memberikan potensi tambahan penghasilan bagi pengusaha tape," katanya dalam siaran pers di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dikutip Kamis (24/11).

"Jika tidak mendapatkan perhatian maka akan menjadi masalah karena limbah kulit singkong yang menurut data Badan Pusat Statistik secara kuantitas menjadi limbah pertanian ketiga terbesar di Indonesia setelah limbah padi dan jagung," sambungnya.

Secara umum produksi tahunan singkong nasional mencapai 21,5 juta ton dan dari jumlah tersebut 16 persennya bakal menjadi limbah berupa kulit singkong.

"Namun tentu saja kulit singkong dan tape afkir tadi perlu diolah terlebih dahulu, tidak boleh diberikan begitu saja kepada ternak karena dalam kulit singkong mengandung asam sianida yang dapat memabukkan dan berbahaya bagi ternak jika dikonsumsi dalam jumlah banyak," katanya.

Ia memaparkan perlu adanya pengolahan lanjut untuk meningkatkan nutrisi yang ada dalam kulit singkong. Caranya dengan menggunakan aplikasi teknologi fermentasi dengan starter mikroorganisme yang membantu perombakan struktur bahan pakan dan nilai nutrisinya.

"Uniknya, mikroorganisme yang akan digunakan dalam proses fermentasi berasal dari tape afkir yang merupakan hasil samping industri tape. Mikroorganisme jenis itu dalam dunia pakan ternak disebut sebagai Mikroorganisme Lokal (MOL)," katanya.

Baca Juga: Inovatif, Dosen Unej Sulap Limbah Singkong dan Tape Jadi Pakan Ternak
Potensi Azzola microphylla Sebagai Alternatif Bahan Pakan Ternak Unggas

Ia menambahkan, mikroorganisme Lokal (MOL) ini yang kemudian dapat dimanfaatkan untuk berbagai tujuan, termasuk dapat meningkatkan kualitas bahan pakan melalui fermentasi.

"Kami berharap pakan ternak dari limbah kulit singkong ini bisa menjadi alternatif pakan sebab dalam observasi kami pakan ini mudah dicerna oleh ternak," ujarnya.

Video Terkait