Penelitian Terbaru: Tikus Ternyata Suka Menikmati Lagu Lady Gaga

Ilustrasi tikus. (pixabay)

Editor: Dera - Jumat, 18 November 2022 | 18:15 WIB

Sariagri - Menganggukan kepala dan bergerak mengikuti irama musik ternyata bukan hanya prilaku unik dari manusia. Para peneliti di Jepang menemukan bahwa tikus juga mampu bergerak mengikuti irama lagu, termasuk yang lagu dilantunkan super star seperti Lady Gaga.

Pada penelitian ini, para peneliti di University of Tokyo memainkan "Born This Way" karya Mozart, Queen dan Lady Gaga pada tikus yang dipasangkan sensor mini untuk mendeteksi gerakan terkecil sekalipun. Mereka menemukan hewan pengerat itu memiliki kemampuan bawaan untuk menyinkronkan gerakan mereka dengan irama, yang sebelumnya diyakini sebagai keterampilan yang unik bagi manusia.

"Otak tikus dirancang untuk merespon musik dengan baik, meskipun tubuh mereka hanya bergerak sedikit," kata profesor Hirokazu Takahashi, bagian dari tim yang melakukan penelitian tersebut.

"Kita semua percaya bahwa musik memiliki kekuatan magis, tetapi kita tidak tahu apa-apa tentang mekanismenya. Jadi kami ingin mengetahui hubungan suara seperti apa yang menarik bagi otak, tanpa pengaruh emosi atau ingatan. Untuk tikus, efek "bopping" paling menonjol untuk musik dalam kisaran 120-140 detak per menit, sama seperti manusia," ungkap
Takahashi kepada AFP, baru-baru ini.

Hal ini membuat para ilmuwan berhipotesis bahwa itu bisa menjadi reaksi yang konsisten di berbagai spesies.

“Musik menggerakkan tubuh. Ini melampaui sistem pendengaran dan memengaruhi sistem motorik kekuatan suaranya sangat bagus,” tambah Takahashi.

Penelitian ini berfokus pada Mozart's Sonata for Two Pianos in D Major, K.448, yang dimainkan dalam empat tempo yang berbeda. Tetapi para ilmuwan juga mencoba lagu “Born This Way” dan ritme berkendara dari Queen’s “Another One Bites the Dust,” lagu yang dipilih oleh siswa Takahashi.

Baca Juga: Penelitian Terbaru: Tikus Ternyata Suka Menikmati Lagu Lady Gaga
Peneliti Cina Temukan Sel Tikus yang Bisa Obati Kemandulan pada Pria



Tidak seperti hewan peliharaan lain seperti burung beo, yang terkenal dengan tiruan musik dan suara lainnya yang luar biasa, ini adalah pertama kalinya tikus dalam penelitian mendengarkan musik. Efek musik pada tikus mungkin telah diabaikan sampai sekarang karena penelitian sebelumnya terutama dilakukan dengan menggunakan rekaman video, bukan sensor gerakan, membuat gerakan kecil hewan lebih sulit dideteksi, kata Takahashi.

Studi ini diterbitkan minggu lalu di jurnal Science Advances peer-review. Di masa depan, Takahashi berkata dia ingin melampaui ritme dan mengeksplorasi efek melodi dan harmoni pada otak.

“Jika musik memiliki efek emosional, akan sangat menarik jika kita bisa sampai pada titik di mana kita bisa melihatnya pada hewan,” katanya, seperti dilansir Hurriyet Daily.