Mengenal Bufflehead, Bebek Terkecil yang Pintar Menyelam

Ilustrasi Bufflehead (Pixabay)

Penulis: Triana, Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 22 November 2022 | 20:30 WIB

Sariagri - Bufflehead merupakan spesies bebek terkecil di dunia. Hewan yang bernama ilmiah bucephala albeola ini, mempunyai bentuk kepala unik yang ditutupi oleh bulu dengan warna yang mirip pelangi.

Di samping itu, mereka dikenal sebagai bebek penyelam tangguh yang sering berada di perairan dalam. Nah untuk mengenal lebih dalam lagi dengan bufflehead, berikut 5 fakta menariknya dilansir dari berbagai sumber.

1. Habitat asli dari bufflehead

Penyebaran populasi bufflehead ada pada beberapa wilayah, tetapi yang terbanyak ada di benua Amerika bagian utara.
Dilansir dari laman Animalia.bio, mereka akan datang ke Alaska dan Kanada untuk berkembang biak dan akan menghabiskan seluruh musim dingin di daerah pesisir pantai di wilayah Amerika utara, barat hingga selatan.

Bufflehead biasa terlihat berenang dan menyelam di perairan pantai. Akan tetapi, pada saat musim kawin tiba, bufflehead akan mendiami wilayah perairan dengan air yang lebih tenang seperti danau dan kolam.

2. Kebiasaan hidup di alam liar

Di habitatnya, bufflehead menghabiskan hampir seluruh waktunya di air dan hanya sang betina yang terkadang terlihat di daratan untuk menjaga anak-anaknya yang baru menetas di dalam sarang.

Dibandingkan dengan spesies bebek lainnya yang ada di dunia, karena ukuran tubuhnya yang kecil, bufflehead dikenal dengan pergerakan yang sangat aktif dan lincah.

Bufflehead merupakan penyelam yang tangguh dimana mereka dapat menyelam hingga kedalaman lima meter dan mampu bertahan di dalam air selama 20 detik untuk mencari makanan.

3. Ciri khas fisik bufflehead

Bufflehead merupakan bebek penyelam dengan ukuran tubuh terkecil di dunia. Dilansir dari lama Animaldiversity, mereka memiliki rata-rata panjang badan antara 32 hingga 40 centimeter dengan berat badan maksimal 513 gram.
Selain itu, sang jantan mempunyai tampilan bulu lebih menarik dengan perpaduan warna kepala hingga leher berwarna hijau, ungu, hitam dan putih. Sedangkan betina hanya didominasi oleh warna hitam serta abu-abu gelap.

4. Sistem reproduksi

Musim kawin dari bufflehead akan terjadi setelah musim dingin berakhir hingga awal bulan April. Sedangkan sang bebek betina dapat mengeluarkan telur antara 4 - 9 butir dengan bentuk telur berwarna zaitun-buff.

Setelah itu, telur-telur tersebut akan dierami oleh betina selama 30 hari hingga menetas. Biasanya sarang dari bufflehead terdapat di rongga-rongga pohon yang tidak jauh dari sumber air.

Baca Juga: Mengenal Bufflehead, Bebek Terkecil yang Pintar Menyelam
Ini Alasan Kenapa Telur Asin Berasal dari Bebek

Setelah sarang tersebut tidak ditempati maka bufflehead lainnya akan berebut untuk tinggal di sarang tersebut.

5. Populasi yang masih stabil

Menurut data dari badan konservasi alam dunia (IUCN), populasi dari bufflehead di alam liar saat ini berjumlah lebih dari 1.200.000 ekor. Dengan begitu mereka belum dimasukan dalam daftar hewan yang dilindungi.

Selain itu, populasi dari spesies bebek ini diyakini akan meningkat setiap tahunnya. Untuk bertahan hidup, bufflehead memakan berbagai jenis hewan kecil seperti serangga, krustasea dan moluska. Mereka dapat bertahan hidup hingga usia 18 tahun.

Video Terkait