Ingin Ternak Ayam Kampung? Ini 3 Kendala yang Harus Kamu Waspadai

Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB). (Balitbang Pertanian)

Penulis: Tanti Malasari, Editor: Dera - Selasa, 15 November 2022 | 11:00 WIB

Sariagri - Peluang bisnis ternak ayam kampung bisa dikatakan cukup besar dan sangat menjanjikan. Bagaimana tidak? Permintaan akan ayam kampung di pasaran terus meningkat meski harga jualnya lebih mahal dibanding ayam negeri.

Tak heran para peternak ayam kampung sudah begitu banyak dan ada di setiap daerah. Saat ini sudah ada beberapa strain ayam kampung unggulan yang dapat memudahkan pembudidaya, seperti ayam kampung unggul Balitnak (KUB), sensinak, dan merawang.

Namun demikian meski tampak mudah dijalani, pada kenyataannya menjalankan bisnis ternak ayam kampung tidak selalu berjalan mulus. Setidaknya pasti ada satu dan lain hal yang menjadi kendala dalam menjalankannya.

Pasalnya ternak ayam kampung juga memiliki risiko yang tinggi. Hal ini karena usaha ini berkaitan langsung dengan makhluk hidup, yaitu ayam.

Kendala ternak ayam kampung

1. Kualitas pakan yang rendah

Salah satu kendalanya bisa disebabkan karena kualitas pakan yang diberikan rendah. Pakan ayam kampung ini memang bisa didapatkan dengan harga yang murah.

Namun hal ini justru bisa berpengaruh terhadap kesehatan dari ayam itu sendiri. Ayam menjadi kurus karena kurang nutrisi, sakit bahkan bisa berujung pada kematian. Jika sudah demikian, bukannya untung tetapi yang didapatkan justru kerugian besar.

2. Pemasaran

Kendala lain yang tak kalah sering dialami para peternak ayam kampung adalah kesulitan untuk menjual ayam saat pertama kali panen. Hal ini mengakibatkan, peternak harus rela menjual hasil panen ayam kampungnya kepada tengkulak. Tentu ini membuat keuntungan yang didapatkan menjadi sangat sedikit.

Namun sebenarnya permasalahan yang sering terjadi pada pemula ini bisa diatasi dengan berbagai cara, seperti dengan memperluas pangsa pasar dan giat melakukan pemasaran secara daring di media sosial.

Media sosial memang berperan penting dalam hal pemasaran. Sebab lewat media sosial lah calon pembeli atau customer bisa didapatkan. Sudah banyak cerita sukses peternak auam kampung yang mulai dari 0 hingga kini sudah besar skalanya berkat pemanfaatan media sosial sebagai pemasaran.

Baca Juga: Ingin Ternak Ayam Kampung? Ini 3 Kendala yang Harus Kamu Waspadai
Resep Membuat Probiotik untuk Tingkatkan Kesehatan Ayam Kampung

3. Tidak memiliki mitra kerja

Permasalahan lainnya yaitu tidak memiliki mitra kerja dalam menjual hasil panen. Tahukah Sobat Agri, menjalin mitra kerja dengar orang di sekitar menjadi salah satu kunci keberhasilan mengembangkan usaha bisnis ayam kampung.

Banyaknya kemitraan, turut andil membuat penjualan menjadi lebih luas sehingga memungkinkan mengembangkan ternak ayam kampung menjadi skala yang lebih besar.