Ternyata, Ini Alasan Nyamuk Tertarik Menggigit Orang Tertentu

Ilustrasi nyamuk (Pixabay)

Editor: Dera - Selasa, 25 Oktober 2022 | 15:30 WIB

Sariagri - Jika kamu curiga bahwa selalu menjadi sasaran empuk nyamuk, para ilmuwan sekarang memiliki bukti tersebut. Nyamuk memang lebih tertarik pada manusia tertentu menurut sebuah studi baru.

Mengutip CNN, tim peneliti yang dipimpin oleh Leslie Vosshall, seorang profesor di Universitas Rockefeller dan kepala laboratorium neurogenetika berusaha mengidentifikasi mengapa orang-orang tertentu menarik nyamuk. Temuan penelitian ini dipublikasikan di jurnal Cell pada 18 Oktober 2022.

Selama tiga tahun, para peneliti meminta 64 sukarelawan untuk mengenakan stoking nilon di lengan mereka selama enam jam sehari selama beberapa hari. Para peneliti kemudian meletakkan stoking tersebut di dalam ruang kaca akrilik.

Tim peneliti kemudian melepaskan nyamuk demam kuning, yang secara ilmiah disebut Aedes aegypti, ke dalam ruangan tersebut. Mereka kemudian mengamati stoking mana yang menarik lebih banyak nyamuk. 

Tes ini memungkinkan peneliti memisahkan peserta penelitian menjadi "magnet nyamuk" yaitu stoking yang menarik banyak nyamuk dan "tidak menarik." Para ilmuwan kemudian meneliti kulit dari magnet nyamuk dan menemukan 50 senyawa molekul yang lebih tinggi daripada peserta lainnya. 

“Kami tidak memiliki prasangka tentang apa yang akan kami temukan,” kata Vosshall, yang juga kepala petugas ilmiah dari Howard Hughes Medical Institute. 

Tapi satu perbedaan sangat khas, magnet nyamuk memiliki tingkat asam karboksilat yang jauh lebih tinggi pada kulit daripada penarik rendah. Asam karboksilat ditemukan dalam sebum, zat berminyak yang menciptakan penghalang dan membantu menjaga kelembaban kulit. 

Vosshall menjelaskan, asam karboksilat adalah molekul besar. Zat tersebut tidak terlalu bau, tetapi bakteri baik pada kulit mengunyah asam karboksilat, yang menghasilkan bau khas manusia yang mungkin menarik nyamuk. 

Satu peserta, yang diidentifikasi hanya sebagai subjek 33, adalah primadona nyamuk, stoking miliknya 100 kali lebih menarik bagi nyamuk daripada peserta yang paling tidak menarik.

Baca Juga: Ternyata, Ini Alasan Nyamuk Tertarik Menggigit Orang Tertentu
Gara-gara Hal Ini, Singapura Gencar Budidaya Nyamuk

Selain itu, tingkat ketertarikan manusia tampaknya cukup konstan dari waktu ke waktu untuk peserta yang dipantau selama periode tiga tahun, kata Vosshall.

Mengenai Aedes aegypti, nyamuk betina lebih suka menggunakan darah manusia untuk bahan bakar produksi telur, memberikan urgensi nyamuk betina untuk menemukan manusia untuk dimangsa. Predator mini ini menggunakan berbagai mekanisme untuk mengidentifikasi dan memilih manusia yang mereka gigit.