Heboh! 11 Ekor Kucing Hilang, Diduga Kena Racun

Diduga kucing kena racun di Malang. (Sariagri/Arief L)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 28 September 2022 | 14:30 WIB

Komunitas pecinta kucing (cat lovers) dikejutkan dengan beredarnya video viral di media sosial yang menyebutkan sejumlah kucing mati diduga diracun di perumahan patraland palace, Kelurahan Tasikmadu, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, Jawa Timur.

Tim dokter hewan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Pemkot Malang datang melakukan pengecekan ke perumahan tersebut. Namun belum dapat menyimpulkan penyebab utama kucing mati diracun dengan sengaja atau tidak.

Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Dispangtan Pemkot Malang, Anton Pramujiono, mengatakan timnya telah bertemu Ketua Rukun Tetangga (RT) perumahan tersebut termasuk mengecek kondisi lingkungannya.

“Tapi tim kami ketika di sana tak melihat ada kucing berkeliaran, jadi tak bisa mengecek kondisi kesehatannya,” kata Anton kepada Sariagri melalui sambungan telepon, Selasa (27/9/2022).

Menurutnya, bila melihat video yang viral di media sosial bisa dipastikan kucing-kucing tersebut mati karena racun. Namun diracun dengan sengaja atau mengkonsumsi makanan yang diniatkan untuk meracun tikus itu diperlukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kalau melihat gejalanya itu karena racun, tapi penyebabnya diracun dengan senagaja atau tidak itu,masih banyak kemungkinan,” imbuhnya.

Sementara itu, ditemui Sariagri di kediaman, Ketua RT setempat, Wiratmono mengatakan dari data yang dikumpulkannya, ada sebanyak 4 ekor kucing mati secara bergantian selama dua hari, antara 18-19 September 2022.

“Matinya kucing sebanyak 4 ekor itu dengan gejala kejang. Selain itu, pendataan warga perumahan di wilayah Tasikmadu, Kota Malang menyebutkan ada 11 ekor kucing peliharaan yang juga dinyatakan hilang,” tutur Wiratmono.

Untuk menjernihkan persoalan, pengurus RT bersama pihak perumahan, pecinta kucing termasuk kepolisian bekerjasama mencari pelaku utama.

“Dugaan awal, kucing mati karena diracun. Karenanya untuk membuat terang persoalan ini, kami juga bekerjasama dengan cat lovers dan aparat kepolisian untuk mencari pelaku yang diduga telah meracuni populasi kucing liar yang ada di lingkungan perumahan ini,” ujarnya.

Wiratmono menambahkan 11 kucing yang hilang dari perumahan bisa diduga dipindahkan dan bukan dibunuh atau dimatikan.

"Mungkin bisa saja 11 kucing yang dilaporkan hilang itu dipindahkan ke daerah lain. Bisa saja demikian," kata dia.

Wiratmono kembali menegaskan tidak ada niatan dari pengurus RT maupun warga terkait arahan untuk membunuh kucing yang jumlah populasi di perumahan semakin meningkat.

“Bukan saya membantah, tapi ini sekali lagi menegaskan kucing kucing tersebut mati diduga diracun. Kami akan menelusuri siapa pelaku yang memvideo kucing diracun yang viral dengan durasi 1 menit 11 detik itu,” tandasnya.

Video Terkait