Pertama di Dunia, Serigala Kloning Lahir di Cina

Serigala Kloning Lahir di Cina. (Global Times)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Selasa, 27 September 2022 | 14:45 WIB

Sariagri - Dunia ilmu pengetahuan kembali dihebohkan oleh lahirnya serigala Arktik (Canis lupus arctos) hasil kloning pertama di dunia. Serigala ini lahir dari rahim ibu pengganti, seekor anjing beagle.

Anak anjing serigala betina hasil kloning, bernama Maya, dan induknya dari jenis beagle diperkenalkan ke dunia dalam sebuah video singkat pada konferensi pers yang diadakan 19 September oleh Sinogene Biotechnology Company di Beijing, demikian dilansir situs berita China Global Times.

Video itu dirilis 100 hari setelah Maya lahir, pada 10 Juni 2022 di sebuah laboratorium di Beijing, menurut perwakilan Sinogene, sebuah perusahaan kloning hewan peliharaan China.

Biasanya, Sinogene mengkhususkan diri dalam mengkloning hewan peliharaan yang mati, seperti kucing, anjing, dan kuda, untuk klien pribadi. Tetapi perusahaan sekarang ingin menggunakan keahliannya untuk membantu mengkloning spesies yang terancam punah untuk tujuan konservasi, kata Global Times.

Maya dikloning menggunakan DNA yang dikumpulkan dari serigala Arktik dewasa, juga bernama Maya, yang mati di penangkaran di Harbin Polarland, sebuah taman margasatwa di timur laut Cina. Maya asli, yang lahir di Kanada sebelum dikirim ke China pada 2006, meninggal karena usia tua pada awal 2021.

Kloning Maya berhasil diselesaikan "setelah dua tahun upaya yang melelahkan," kata Mi Jidong, manajer umum Sinogene, pada konferensi pers perusahaan, menurut sciencealert.com mengutip dari Global Times.

Peneliti Sinogene awalnya menciptakan 137 embrio serigala Arktik dengan menggabungkan sel kulit dari Maya asli dengan sel telur yang belum matang dari anjing, menggunakan proses yang dikenal sebagai transfer inti sel somatik (SCNT).

Dari embrio tersebut, 85 diantaranya berhasil ditransplantasikan ke tujuh ibu pengganti, yakni anjing beagle. Dari embrio yang ditransplantasikan itu, hanya satu yang berkembang penuh selama kehamilan. Para peneliti menggunakan ibu pengganti beagle karena tidak ada serigala betina di penangkaran yang cocok untuk eksperimen para ilmuwan.

Maya sekarang tinggal bersama ibu penggantinya di laboratorium Sinogene di Xuzhou, Cina timur, tetapi anak serigala itu pada akhirnya akan dipindahkan ke Harbin Polarland untuk tinggal bersama serigala Arktik lainnya.

Baca Juga: Pertama di Dunia, Serigala Kloning Lahir di Cina
Imbas Konflik Rusia Ukraina Memanas, Puluhan Hewan Buas Ikut Mengungsi



Pada 2019, Sinogene juga terlibat dengan proyek yang menghasilkan enam klon anjing gembala Jerman yang identik, yang kemudian diserahkan ke kepolisian Beijing.

 

Video Terkait