Kasus PMK Daerah Ini Bertambah Jadi 1.891 Ekor

Ilustrasi sapi terinfeksi PMK. (Antara)

Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 21 September 2022 | 07:00 WIB

Sariagri - Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Provinsi Bengkulu, mencatat kasus penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sapi, kerbau, dan kambing di daerahnya bertambah 47 kasus dari 1.844 ekor menjadi 1.891 ekor.

"Per 20 September 2022 sudah bertambah 47 ekor, sehingga jumlah hewan ternak yang terjangkit PMK menjadi 1.891 ekor," kata Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Distan Kabupaten Mukomuko Diana Nurwahyuni.

Ia mengatakan hal itu terkait perkembangan kasus PMK sejak 19 September 2022 bertambah menjadi 1.855 ekor, kemudian 20 September 2022 bertambah menjadi 1.891 ekor hewan ternak.

Sebanyak 47 ekor hewan ternak yang terjangkit PMK per 20 September 2022 tersebut tersebar di empat wilayah, yakni Desa Tanah Rekah sebanyak 30 ekor, Kelurahan Pasar Mukomuko tiga ekor, Kelurahan Koto Jaya enam ekor, dan Desa Pasar Sebelah sebanyak delapan ekor.

Dari sebanyak 57 hewan ternak yang terjangkit PMK di tujuh wilayah daerah ini terhitung per 19 September 2022 tersebut sebanyak 44 ekor sapi dan tiga ekor kerbau.

Dari sebanyak 1.891 hewan ternak yang terjangkit PMK tersebut, tercatat 996 hewan sembuh, 11 ekor mati, dan tiga ekor dipotong paksa. Ia mengatakan, sampai sekarang sebanyak 881 ekor hewan ternak yang sakit dan masih menjalani pengobatan.

Selain memberikan pengobatan pada ternak sakit sekaligus memberikan vaksinasi untuk mencegah hewan terjangkit PMK. Ia mengatakan, daerah ini menerima bantuan sebanyak 8.900 dosis vaksin PMK untuk sebanyak 8.900 hewan ternak sapi, kerbau, dan kambing dari pemerintah provinsi setempat.

Baca Juga: Kasus PMK Daerah Ini Bertambah Jadi 1.891 Ekor
Cegah PMK, Lampung Ajak Peternak Terapkan Biosecurity Ketat

Sebanyak ribuan vaksin PMK tersebut telah didistribusikan ke tiga pusat kesehatan hewan (puskeswan) di Kecamatan Ipuh, Kecamatan Penarik, dan Kecamatan Air Manjuto.

Selanjutnya, petugas peternakan dan kesehatan hewan yang tersebar di tiga puskeswan di daerah ini yang melakukan jemput bola untuk memberikan pelayanan vaksinasi di wilayahnya masing-masing.

Selain itu, warga diimbau untuk mengikat hewan ternak guna memudahkan petugas memberikan vaksinasi PMK.

Video Terkait