Dari Racun Kalajengking, Peternak Ini Raup Cuan Melimpah

Ilustrasi kalajengking. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Dera - Jumat, 9 September 2022 | 20:45 WIB

Sariagri - Kalanjengking merupakan hewan beracun yang perlu diwaspadai. Namun, racun kalajengking justru bernilai tinggi karena khasiatnya sebagai obat.

Melansir Reuters, sebanyak lebih dari 20 ribu kalajengking dikembangbiakkan di sebuah peternakan yang berdiri tahun 2020 di Provinsi Sanliurfa, Turki. Berbeda dengan peternakan pada umumnya, peternakan kalajengking layaknya laboratorium.

Ribuan kalajengking ditempatkan dalam kotak plastik transparan, berbaris di dinding laboratorium tersebut.

Tujuan dari peternakan milik Metin Orenler ini adalah mengambil racun kalajengking dari spesies Androctonus Turkiyensis untuk dijual ke Eropa. Kalajengking spesies tersebut memang diidentifikasi sebagai jenis yang berbeda dalam sebuah artikel yang terbit di jurnal scorpiology tahun 2021.

Pengambilan racun dilakukan dengan menggunakan sepasang pinset dan penjepit. Seorang karyawan akan mengeluarkan kalajengking dari kotak dan menunggu saat untuk memeras setetes kecil racun dari jarum ke dalam wadah. Kemudian, racun akan dibekukan dan diubah menjadi bubuk sebelum dijual.

Seekor kalajengking akan menghasilkan dua miligram racun. Setiap harinya, peternakan tersebut akan memperoleh sekitar dua gram racun.

Baca Juga: Dari Racun Kalajengking, Peternak Ini Raup Cuan Melimpah
Begini Cara Mudah Atasi Kalajengking yang Masuk ke Rumah

"Kami berdua membiakkan kalajengking itu sendiri dan juga memerahnya," kata Orenler.

"Kami membekukan racun yang kami peroleh dari pemerahan yang kami lakukan, kemudian kami mengubahnya menjadi bubuk dan menjualnya ke Eropa," tuturnya kemudian.

Racun itu biasanya diekspor ke Prancis, Inggris dan Swiss. Tujuannya adalah untuk penggunaan kosmetik, obat penghilang rasa sakit dan antibiotik. Satu liter racun bernilai $10 juta.

Video Terkait