Ternyata Ini Alasan Kenapa Nyamuk Lebih Suka Menggigit Kamu

Ilustrasi nyamuk (Pixabay)

Penulis: Triana, Editor: Tatang Adhiwidharta - Jumat, 9 September 2022 | 14:00 WIB

Sariagri - Saat sedang diluar rumah, hal yang suka membuat kita tidak nyaman adalah digigit nyamuk. Tapi anehnya, terkadang yang hanya digigit nyamuk hanya kita saja, sedangkan orang lain yang berada disekitar kita tidak merasakannya.

Mengutip dari penjelasan ahli entomologi medis sekaligus pakar nyamuk dari University of Florida AS, yang bernama Dr. Jonathan Day, beberapa orang memiliki zat kimia tertentu yang bisa menarik dan disukai nyamuk.

Meski begitu, ada beberapa alasan lainnya yang menyebabkan seseorang lebih sering digigit nyamuk dibandingkan orang lain. Berikut diantaranya:

Golongan darah

Berdasarkan dari hasil penelitian yang dipublikasikan Journal of Medical Entomology, orang dengan golongan darah O lebih rentan digigit nyamuk dua kali lipat dibandingkan dengan golongan darah A, B, maupun AB.

Kondisi ini diduga berkaitan dengan adanya perbedaan zat kimia dari sekresi tubuh setiap golongan darah. Dalam hal ini, nyamuk lebih tertarik dengan zat kimia dari orang yang memiliki golongan darah O.

Asam urat tinggi

Seseorang yang memiliki masalah asam urat cenderung lebih rentan digigit nyamuk. Kondisi ini disebabkan karena nyamuk tertarik dan senang menggigit orang yang memproduksi asam tertentu dalam jumlah besar, termasuk salah satunya asam urat.

Menggunakan pakaian gelap

Dari hasil penelitian, menyebutkan jika nyamuk cenderung menyukai warna gelap. Oleh karena itu, untuk menghindari gigitan nyamuk, ada baiknya kamu tidak menggunakan pakaian berwarna hitam atau gelap saat sedang beraktivitas di luar ruangan.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Kenapa Nyamuk Lebih Suka Menggigit Kamu
Waspada DBD, Ini Penyebab Nyamuk Berkerumun di Rumah

Bau badan

Alasan sering digigit nyamuk berikutnya adalah banyak berkeringat dan bau badan. Faktanya, nyamuk tertarik pada senyawa tertentu yang ada pada kulit manusia saat berkeringat. Senyawa tersebut mengeluarkan bau yang dapat menarik perhatian banyak nyamuk untuk datang menggigit.

Sedang hamil

Bukan hal yang aneh lagi jika ibu hamil menjadi target utama bagi nyamuk. Pasalnya, selama masa kehamilan, suhu tubuh cenderung lebih tinggi dan mengeluarkan karbondioksida lebih banyak dibandingkan orang lain yang sedang tidak mengandung. Kondisi inilah yang menyebabkan orang hamil lebih sering digigit nyamuk.