Cerita Joko Sukses Ternak Sapi Demi Bantu Perekonomian Warga Sekitar

Cerita sukses Joko Susanto ternak sapi bantu perekonomian warga sekitar (Youtube/DNTrust)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Tatang Adhiwidharta - Rabu, 7 September 2022 | 17:30 WIB

Sariagri - Kisah inspiratif kali ini datang dari seorang peternak bernama Joko Susanto asal Kabupaten Banyumas. Ia mengaku awalnya membangun usaha peternakan sapi demi membantu perkonomian warga sekitar. Lantas, bagaimana kisah selengkapnya? yuk simak ulasan satu ini.

Joko Susanto pemilik Peternakan Lembu Benggolo Banyumas awalnya prihatin melihat orang-orang yang sudah lanjut usia masih bekerja menjadi pekerja di industri batu bata. Ia mengatakan orang-orang yang sudah tidak produktif itu bekerja mengangkut batu bata dengan jarak yang lumayan jauh dan dengan medan yang berat.

"Dua tahun lalu saya mudik ke kampung ini dan melihat orang-orang disini tuh masih bekerja lumayan berat. Mayoritas mereka itu pengrajin batu bata merah untuk bangunan itu," kata Joko, seperti dikutip dari Youtube DNTrust.

Maka dari itu, Joko memiliki ide untuk membuat peternakan sapi sehingga orang-orang disekitarnya bisa menanam rumput yang nantinya akan dibeli oleh Peternakannya untuk pakan sapi sapi.

"Saya berpikir kalau saya bikin kandang dan ternak sapi, mereka saya minta suruh tanam rumput yang nanti rumputnya saya beli untuk pakan sapi. Rumput ini kalau dipanen bisa berkali-kali dan dua bulan sekali mereka bisa menghasilkan uang. Itu bisa menyambung hidup mereka dengan pekerjaan yang ringan tapi masih punya hasil. Nah dari situlah saya berpikir kesitu," jelasnya.

Ia mengakui tidak memiliki ilmu dasar dalam dunia peternakan. Hingga akhirnya ia belajar untuk mengelola peternakan sapi, di mana salah satunya melalui media sosial Youtube.

"Saya jujur memang Youtube ini salah satu sarana untuk belajar awalnya. Jadi setiap jam 8 malam selesai nonton saya belajar peternakan. Akhirnya saya beli tanah di lingkungan ini," ujarnya.

Baca Juga: Cerita Joko Sukses Ternak Sapi Demi Bantu Perekonomian Warga Sekitar
Agroeduwisata Cibugary, Peternakan Sapi Perah di Tengah Padatnya Jakarta

Joko mengaku awal mula berternak dimulai dengan dengan 5 Ekor Sapi. Dalam 2 tahun peternakan sapi miliknya sudah berkembang menjadi 3 Kandang dengan populasi sebelum kurban mencapai lebih dari 100 ekor.

"Awal ternak itu saya beli 5 ekor sampai saya pinjam duit. Nah karena keteknunan dan keberanian saya makanya sekarang bisa tiga kandang," terangnya.

Video Terkait