Cina Bangun Hotel Terbesar untuk Babi, Bisa Tampung Ratusan Ribu Ekor

Ilustrasi babi (Foto: Pixabay)

Penulis: Rashif Usman, Editor: Dera - Jumat, 26 Agustus 2022 | 19:30 WIB

Sariagri - Selama tiga tahun terakhir, para petani di seluruh Cina telah menginvestasikan miliaran dolar untuk fasilitas pemeliharaan babi bertingkat tinggi yang dikenal sebagai hotel babi.

Pada akhir bulan ini, Zhongxin Kaiwei Modern Farming, sebuah perusahaan swasta di Hubei akan menyelesaikan sebuah hotel babi 26 lantai yang disebut-sebut sebagai bangunan terbesar di dunia.

Terletak di Kota Ezhou, struktur besar Zhongxin Kaiwei disebut-sebut sebagai tempat berkembang biak babi tertinggi di dunia. Hotel ini  terdiri dari dua bangunan seluas 400.000 meter persegi, yang keduanya akan dilengkapi dengan mesin pengumpanan otomatis dan sistem penyaringan udara dan desinfektan yang cerdas, serta sistem pengolahan limbah berbasis biogas yang akan mengubah kotoran babi menjadi energi bersih untuk pembangkit listrik dan pemanasan.

Ketika pembangunan selesai, hotel babi terbesar di Cina diperkirakan akan memproduksi sekitar 54.000 ton daging babi dari 600.000 ekor per tahun, dikutip dari Oddity Central.

Peternakan babi yang tak biasa itu ternyata tidak hanya di Cina, melainkan juga telah dibangun di Eropa. Sementara beberapa masih beroperasi hari ini, sebagian besar ditutup selama bertahun-tahun, karena masalah manajemen dan penolakan publik terhadap peternakan babi besar-besaran dan intensif. Namun tidak satu pun dari mereka yang melebihi tiga lantai.

Hingga 2019, peternakan babi multi-level adalah ilegal di China, tetapi ketika wabah flu babi Afrika mulai mendatangkan malapetaka, mendorong harga daging babi melambung tinggi, Pemerintah China mencabut larangan tersebut dalam upaya meningkatkan produksi untuk memenuhi permintaan. Hotel babi kecil telah bermunculan di seluruh negeri, dan mereka semakin besar dan tinggi sejak itu.

Baca Juga: Cina Bangun Hotel Terbesar untuk Babi, Bisa Tampung Ratusan Ribu Ekor
Viral Kelinci Berukuran Raksasa, Harganya Bikin Warganet Melongo

“Dibandingkan dengan peternakan babi tradisional, ini menghemat lahan dan lebih ramah lingkungan, menghemat energi dan sumber daya,” klaim salah satu investor hotel babi.

Terlepas dari kekhawatiran tentang kualitas hidup hewan yang dibesarkan di hotel babi, para ahli telah menyatakan keprihatinannya tentang biosekuriti peternakan babi tersebut. Zheng Zhicheng, direktur urusan masyarakat dari konglomerat pertanian New Hope Group, mengatakan bahwa wabah flu babi Afrika pada akhirnya di hotel babi dapat membawa kerugian besar, karena akan lebih sulit untuk dikendalikan.

Video Terkait