Cukup Amati Warnanya, Ini Cara Mudah Membedakan Burung Jantan dan Betina

Ilustrasi burung crane. (pixabay)

Editor: Dera - Senin, 15 Agustus 2022 | 06:00 WIB

Sariagri -  Membedakan burung jantan dan betina memang bukanlah perkara mudah, sebab tidak semua spesies burung memiliki perbedaan jenis kelamin yang bisa terlihat. Untuk mengetahuinya perlu pengamatan yang lebih teliti baik secara fisik maupun perilaku burung itu sendiri.

Secara umum perbedaan secara fisik dan perilaku burung dapat diketahui ketika mengamatinya secara langsung seperti warna bulu, bentuk ekor maupun perilaku mereka saat musim kawin. Berikut cara membedakan burung jantan dan betina seperti dikutip the spruce.

Penampilan warna bulu

Dalam kebanyakan kasus, spesies burung dimorfik memiliki perbedaan cukup jelas antara jantan dan betina. Bulu burung jantan biasanya memiliki warna yang lebih cerah dan mencolok sebagai cara untuk menarik pasangan.

Sementara warna bulu burung betina biasanya lebih kusam, dengan tanda-tanda yang tidak terlalu mencolok sehingga memudahkan mereka untuk berbaur dengan lingkungan sekitar saat menjaga sarang atau melindungi anak-anaknya.

Perbedaan fisik antara burung jantan dan betina paling terlihat selama musim kawin musim semi dan musim panas ketika warna-warna cerah untuk menarik pasangan lebih efektif.

Contoh spesies burung dimorfik yang memiliki perbedaan mencolok adalah burung belibis, burung puyuh dan beberapa jenis burung pelatuk.

Ukuran tubuh

Perbedaan penampilan umum lainnya antara burung jantan dan betina adalah ukurannya. Dalam banyak kasus, burung betina lebih besar daripada jantan, meskipun pada kebanyakan burung pengicau perbedaan ukuran tidak begitu terlihat kecuali saat mereka berdampingan.

Burung pemangsa yang lebih besar, seperti elang emas, biasanya memiliki perbedaan ukuran yang jauh lebih menonjol antara jantan dan betina. Bahkan jika ukuran burung tidak begitu berbeda, ada perbedaan ukuran lainnya seperti panjang paruh, jambul yang lebih tinggi atau pita ekor yang lebih panjang.

Perbedaan perilaku

Banyak spesies burung tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan antara burung jantan dan betina. Spesies seperti burung camar, titmice, chickadees dan burung pipit adalah beberapa diantaranya yang cukup sulit dibedakan antara jantan dan betina.

Namun dengan pengamatan yang cermat terhadap perilaku burung, dapat memberikan petunjuk lain untuk membedakannya.

Pada spesies ini jantan biasanya bermigrasi lebih cepat daripada burung betina sehingga mereka dapat mengintai dan mempertahankan wilayahnya.

Burung jantan juga sering kali memiliki kicauan yang lebih nyaring untuk menarik pasangan serta menandai wilayah mereka. Sementara suara burung betina cenderung lebih lemah, terutama saat bersarang.

Selama musim kawin biasanya jantan akan memberi makan betina. Burung yang merawat sarang dan memberi makan anak-anaknya juga bisa menjadi petunjuk lain untuk mengetahui jenis kelamin burung.

Petunjuk perilaku lainnya adalah bentuk tarian selama musim kawin. Burung jantan biasanya memiliki tarian yang lebih rumit, postur atau gerakan lain yang mengesankan untuk menarik perhatian burung betina.

Baca Juga: Cukup Amati Warnanya, Ini Cara Mudah Membedakan Burung Jantan dan Betina
Hati-hati! Maling Spesialis Burung Kontes Buat Pasar Rebo Cemas

Untuk mengidentifikasi jenis kelamin burung secara akurat, langkah pertama adalah membuat identifikasi spesies burung yang tepat. Jika spesiesnya dimorfik, penentuan jenis kelaminnya mudah.

Namun jika burung jantan dan betina mirip, pengamatan jangka panjang yang cermat sangat diperlukan sebelum menyimpulkan jenis kelamin jantan dan betina.

Video Terkait