Apakah Ayam Kampung Dapat Diternak?

Ilustrasi ternak ayam kampung. (Pixabay)

Penulis: Gloria, Editor: Reza P - Sabtu, 6 Agustus 2022 | 19:30 WIB

Sariagri - Ayam kampung banyak diminati karena dianggap lebih sehat ketimbang ayam negeri. Harga jual ayam kampung juga cukup tinggi.

Ayam kampung memiliki kandungan gizi yang tinggi. Hal ini dipengaruhi oleh makanan serta tempat mereka tinggal seperti lahan yang luas sehingga dapat beraktivitas.

Melansir Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, ayam kampung termasuk golongan ayam buras (bukan ras). Jenis-jenis ayam buras lain diantaranya ayam bangkok, ayam pelung, ayam arab, ayam kedu, ayam katai, ayam nunukan dan lain-lain.

Lantas, apakah ayam kampung bisa diternak? Tentu saja bisa.

Awalnya ternak ayam kampung banyak dilakukan sebagai sampingan. Ayam kampung dipelihara di pekarangan-pekarangan dengan sistem umbaran atau dilepas liarkan. Tujuan ternak ayam kampung untuk diambil dagingnya karena produksi telurnya relatif rendah. Dalam setahun, produksi telur ayam kampung hanya 115 butir.

Ternak ayam kampung dapat dilakukan dengan dua cara yaitu umbaran dan semi intensif. Sistem umbaran cocok dilakukan di desa-desa yang memiliki pekarangan luas.  Ayam juga biasanya akan dilepasliarkan dan sore hari digiring untuk masuk kandang.

Ayam biasanya mencari tambahan pakan sendiri. Namun kelemahannya, produktivitas ternak ayam kampung dengan sistem ini sangat rendah. Selain itu, ayam menjadi liar bahkan sampai tidak mau masuk kandang dan tidur dengan bertengger di pohon-pohon.

Sistem semi intensif menggunakan kandang tipe pekarangan. Berbeda dengan umbaran yang memiliki kandang asalan.

Kandang tipe pekarangan berupa hamparan lahan yang sekelilingnya dipagari agar ayam tidak bisa keluar dari lingkungan kandang. Dalam areal kandang disediakan kandang terutup tempat ayam beristirahat.

Baca Juga: Apakah Ayam Kampung Dapat Diternak?
Mengenal Ayam Leher Gundul, Benarkah karena Sakit?

Tipe kandang pekarangan sebaiknya dibiarkan beralaskan tanah dan ditumbuhi hijauan seperti rerumputan. Sesekali tanah bisa dicangkuli agar tidak terlalu padat sehingga cacing tanah bisa tumbuh untuk pakan alami ayam. 

Ada hal yang harus dipantang dalam ternak ayam kampung asli, yakni jangan mengurung ayam 24 jam dan jangan hanya memberikan pakan pabrikan saja. 

Video Terkait