Cina Berusaha Diversifikasi Jerami Pakan Ternak dari AS

Ilustrasi sapi mengonsumsi sapi. (Pixabay)

Editor: M Kautsar - Jumat, 5 Agustus 2022 | 12:00 WIB

Sariagri - Seiring meningkatnya permintaan untuk pakan ternak, para pedagang jerami Cina berupaya untuk mendiversifikasi pemasok domestik dan asing, termasuk dari Amerika Serikat (AS). 

Para pedagang dan produsen internasional mengharapkan kemungkinan membeli jerami Australia, di tengah meningkatnya ekspektasi hubungan bilateral yang lebih baik.

Sumber dari dalam industri, pada Rabu (2/8), mengatakan bahwa sektor itu mengalami ledakan permintaan dan harga akibat meningkatnya konsumsi daging dan produk susu di Cina. 

Seorang manajer umum perusahaan perdagangan dan produksi jerami yang berbasis di Beijing, Wang Huoyong, mengatakan kepada Global Times bahwa sekitar 70—80 persen dari konsumsi rumput haver ditanam di dalam negeri.

Dalam beberapa tahun terakhir, didorong oleh meningkatnya permintaan pasar, kualitas hijauan dalam negeri telah meningkat. Banyak tempat di Cina menawarkan kondisi yang cocok untuk menanam rumput haver dan rumput alfalfa, dua jenis rumput utama yang digunakan untuk pakan ternak. 

Penanaman rumput domestik terutama dilakukan di Gansu dan Ningxia di Cina Barat Laut, serta Mongolia Dalam dan Provinsi Hebei di Cina Utara.

Ekspansi besar-besaran industri rumput domestik terjadi ketika sektor jerami Cina berusaha mengatasi penghentian impor jerami Australia pada tahun lalu. 

Lebih dari 20 eksportir jerami Australia gagal memperbarui izin impor mereka sejak akhir Februari 2021.

Sementara bisnis rumput rumahan memimpin, rumput AS juga diuntungkan. Beberapa pedagang mengatakan kepada Global Times bahwa mereka mengimpor rumput alfalfa dalam jumlah besar dari AS, dengan volume yang terus bertambah setiap tahun.

Dari Januari hingga Juni, volume impor jerami alfalfa di Cina mencapai total 741.900 ton, meningkat 16,7 persen year-on-year. 

Baca Juga: Cina Berusaha Diversifikasi Jerami Pakan Ternak dari AS
Kurangi Metana Ternak, Australia Kembangkan Produksi Asparagopsis

AS merupakan sumber utama impor Cina, yaitu mencapai 593.400 ton atau sekitar 80 persen dari total impor Cina. AS menjadi alternatif yang baik untuk rumput haver Australia dalam hal kualitas dan harga.

Namun akibat kenaikan harga yang didorong oleh inflasi, rumput alfalfa AS telah kalah dari produsen dalam negeri. Harga AS meningkat sekitar 65 persen year-on-year sepanjang tahun ini. Impor jerami AS diprediksi akan turun 15—20 persen menjadi 1 juta ton.

Video Terkait