Pertama Kali, Peneliti Temukan Mikroplastik Dalam Daging dan Darah Hewan

Potongan daging sapi. (Unsplash)

Editor: Arif Sodhiq - Senin, 18 Juli 2022 | 09:00 WIB

Sariagri - Sariagri - Para ilmuwan di Vrije Universiteit Amsterdam (VUA), Belanda menemukan mikroplastik dalam daging sapi, babi dan dalam darah hewan ternak untuk pertama kali. Mikroplastik juga ditemukan di setiap sampel pakan pelet hewan dalam kemasan plastik yang diduga kuat sebagai sumber kontaminasi.

Para ilmuwan menjelaskan, lebih dari 75 persen sampel daging dan susu yang diambil dari sebuah lokasi peternakan di Belanda mengandung jejak plastik. Mereka menambahkan setiap sampel darah juga mengandung mikroplastik.

Dalam penelitiannya, para ilmuwan mengambil 12 sampel darah sapi dan 12 sampel darah babi. Semua sampel mengandung mikroplastik, termasuk polietilen dan polistirena yang lebih dikenal sebagai bahan utama dalam styrofoam.

Selain itu, para peneliti juga mengambil susu karton yang dibeli di toko serta susu dari pemerahan tangan langsung dan tangki susu di peternakan. Hasilnya juga menunjukkan susu terkontaminasi mikroplastik.

Sementara dari sampel daging, tujuh dari delapan spesimen daging sapi dan lima dari delapan sampel daging babi terbukti terkontaminasi.

Temuan ini sejalan dengan hasil penelitian awal tahun ini yang mendeteksi mikroplastik dalam darah manusia untuk pertama kali. Plastik dapat menumpuk di organ yang menyebabkan sejumlah masalah kesehatan.

Mikroplastik telah ditemukan di seluruh penjuru dunia dan bahkan di Arktik. Plastik di lingkungan, khususnya lautan dunia, telah mencemari pasokan makanan, menciptakan lingkungan asam dan berkontribusi pada pemutihan karang serta peningkatan suhu.

Baca Juga: Pertama Kali, Peneliti Temukan Mikroplastik Dalam Daging dan Darah Hewan
Negara Ini Temukan Rute Baru Ekspor Produk Pertanian ke Cina Lewat Rusia



"Dengan adanya mikroplastik dalam pakan ternak, tidak mengherankan jika sebagian besar daging dan produk susu yang diuji mengandung mikroplastik," kata Maria Westerbos dari Plastic Soup Foundation, seperti dikutip dari greenqueen.com.hk.

“Kami harus menyingkirkan plastik dari dunia pakan ternak untuk melindungi kesehatan ternak dan manusia,” tambahnya.

 

Video Terkait