Kreatif! Tulang Kaki Hewan Kurban Bisa Jadi Kerajinan Bernilai Jual Tinggi

Tulang kaki hewan kurban yang diolah menjadi pernak-pernik. (Foto: Arief L/Sariagri)

Editor: Putri - Rabu, 13 Juli 2022 | 19:05 WIB

Momen Idul Adha 1443 H memang menjadi berkah bagi semua orang. Tidak terkecuali para perajin aneka pernak-pernik atau aksesoris unik di Desa Tutul, Kecamatan Balung, Kabupaten Jember, Jawa Timur.

Melimpahnya tulang kaki hewan kurban yang dibuang begitu saja, dimanfaatkan perajin untuk membuat bermacam kerajinan. Kerajinan tersebut berupa kalung, gelang, anting, ikat pinggang hingga cincin.

Salah satu perajin yang memanfaatkan tulang kaki kambing dan sapi kurban adalah Matraji. Dibantu sejumlah pekerja, ia disibukan membuat pesanan aneka kerajinan dari bahan tulang kaki hewan kurban.

“Usaha ini sudah saya tekuni kurang lebih 15 tahun. Setiap hari raya Idul Adha, Alhamdulillah bahan baku selalu melimpah. Sehingga tidak perlu lagi kerepotan mencarinya di pasar,” kata Matraji kepada Sariagri.

Ia menekankan, proses membuat kerajinan ini tidak hanya sekedar persoalan teknik. Namun, dibutuhkan kesabaran, ketelitian, dan kedisiplinan serta mental yang kuat.

“Usaha begini, kalau tidak sabar dan telaten bisa buyar. Karena butuh kesabaran dan teliti serta tekun,” jelas Maraji.

Pada awal mengerjakan, pertama tulang kaki hewan kurban dibersihkan. Lalu dipotong sesuai ukuran dan kebutuhan, kemudian dihaluskan hingga membentuk model aksesoris sesuai harapan. Bentuk untuk kalung, cincin atau ikat pinggang ukurannya tidak sama.

“Pengerjaan di tempat saya ada yang dijual mentah tanpa poles, ada juga yang sudah jadi dan siap dipasarkan,” katanya seraya menunjukan contoh yang dimaksud.

Matraji mengatakan biasanya ia mampu memproduksi 100 macam kerajinan dalam 3 hari. Kali ini saat momen Idul Adha bisa mencapai 400 kerajinan.

“Dari jumlah tersebut separuhnya atau sekitar 200 buah kerajinan telah dipesan pelanggan untuk dijadikan cinderamata,” ujar Matraji.

Umumnya pembeli memesan via daring namun tidak sedikit pula yang datang ke tempatnya untuk melihat dapur produksi dan memilih kerajinan yang disukai.

“Selain konsumen langsung yang datang, banyak juga para pedagang yang ada di tempat wisata seperti dari Bali, Surabaya, Solo, Jakarta, Banten, hingga Bogor yang datang kemari,” tuturnya.

Baca Juga: Kreatif! Tulang Kaki Hewan Kurban Bisa Jadi Kerajinan Bernilai Jual Tinggi
Jabar Serahkan Bantuan Sapi 1 Ton

Aneka kerajinan tersebut dijualnya dengan harga sesuai ukuran dan kerumitan pembuatan. Mulai dari yang termurah Rp15.000 hingga paling mahal Rp40.000 per item.

“Dalam 3 hari terakhir ini selama momen Idul Adha, saya sendiri sudah mengantongi pendapatan sekitar Rp4 juta,” pungkasnya. 

Video Terkait